Piye

NTB Peringati Hari Anak Nasional, Keluarga jadi Pilar Utama Perlindungan Anak

NTB Peringati Hari Anak Nasional, Keluarga jadi Pilar Utama Perlindungan Anak
SuaraLombok.com | Mataram - Peringatan hari anak bukan hanya dijadikan sebagai hari untuk melindungi anak, namun juga hari untuk terus meningkatkan upaya kita untuk memberikan edukasi kepada mereka, sehingga bisa menjadi anak-anak yang pandai, dan cerdas.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Rosiady Sayuti, saat menghadiri peringatan Hari Anak Nasional Provinsi NTB 2017, yang mengusung tema "Perlindungan Anak Dimulai Dari Keluarga" di Mataram, Senin, (14/8).

"Melalui forum ini, pada acara ini, saya mengharapkan semua pihak bisa berkontribusi sesuai dengan tema perlingdungan anak kali ini dan terus memotivasi anak di NTB khususnya, di Indonesia umumnya," ungkapnya.

Perlindungan terhadap anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, namun yang paling berperan penting adalah keluarga. Terlebih peran orang tua yang akan sangat mempengaruhi mental dan psikis anak nantinya untuk menghadapi tantangan di lingkungan masyarakat.

Salah seorang guru Sekolah Dasar yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, Yuyun Aprianan, juga mengharapkan agar kedepannya anak-anak akan lebih diperhatikan lagi, tidak ada yang putus sekolah, dan perhatian pemerintah terhadap pendidikan anak lebih merata.

"Mudahan anak-anak lebih baik lagi nasibnya, bisa bersekolah semuanya, tidak ada yang terlantar, lebih diperhatikan dan bisa meraih semua yang diinginkan," ujarnya.

Tak hanya itu, peringatan hari anak kali ini dirasa sangat meriah, anak-anak terlihat senang dan betul-betul bahagia, tanpa ada beban.

"Kita bahagia melihat mereka betul-betul lepas tidak ada beban. Itu yang kita harapkan,mereka belajar dengan bahagia bisa mencapai keinginan tanpa tekanan," tutupnya. (cr-04)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.