Piye

Menabung 12 Tahun, Juru Parkir Boyong Istri Naik Haji

Menabung 12 Tahun, Juru Parkir Boyong Istri Naik Haji
SuaraLombok.com | Lombok Barat - Berawal dari mimpi dan keinginan menunaikan rukun Islam kelima, Sahudin, seorang juru parkir mulai menyisihkan penghasilannya untuk ditabung.

Istrinya, Miskiah yang berprofesi sebagai penjual sayur di bilangan Pasar Gerung sempat tidak diberitahu karena dikhawatirkan akan mengeluh.

Betapa tidak, pria paruh baya dengan tiga orang anak ini hidup dalam kekurangan. Dan dipastikan dengan menabung itu, uang penghasilan yang akan diberikan ke istrinya akan berkurang.

Tetapi lama kelamaan, upaya menyembunyikan rahasia menabung dari istri terkuak juga.

Miskiah mulai curiga karena uang yang diberikan suami kepadanya untuk kebutuhan dapur terus saja berkurang dari waktu ke waktu.

Sampai akhirnya ia mendesak suaminya agar mau menceritakan ke mana dia belanjakan uangnya.

Boro-boro mengeluh, Miskiah malah sujud syukur saat suaminya membocorkan rencana mulia itu. Mereka akhirnya sepakat untuk menabung bersama.

“Alhamdulillah, bisa nabung Rp. 100 ribu sampai Rp. 200 ribu seminggu,” tutur Sahudin pada Suara Lombok.

Selama 12 tahun terhitung sejak 2005 lalu, akhinrya pasangan suami istri ini dipanggil menjadi tamu Allah dan berangkat tahun ini. Slot keberangkatan sendiri mereka terima pada tahun 2009 lalu. (05)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.