Piye

Keluh Kesah Mahasiswa Bikin Warek Unram Nangis

Keluh Kesah Mahasiswa Bikin Warek Unram Nangis
SuaraLombok.com | Mataram - Aksi mahasiswa Unram yang menyuarakan berbagai tuntutan membuat Wakil Rektor III, Muhammad Natsir yang saat itu mewakili Rektor meneteskan air mata.

Tuntutan mahasiswa terkait penghapusan SPI dan tuntutan lainnya ternyata menyentuh hati sang wakil rektor.

Natsir mengungkapkan, dirinya prihatin dengan hal tersebut. Hanya saja, kebijakan terkait dengan SPI itu sebenarnya merupakan cetusan para Dekan di setiap Fakultas dan bukan pejabat pihak Rektorat.

“Ini adalah kelemahan saya, ketika hati nurani tersentuh. Besarnya SPI adalah usulan para Dekan bersama Wakil Dekan II,” ucapnya di hadapan mahasiswa yang menggelar aksi, Sabtu (12/8).

Meski begitu, ia menjelaskan jika besaran tersebut tidak melanggar pendapatan Kapita masyarakat NTB, karena itu merupakan acuan dalam menentukan jumalah SPI.

Kaitan dengan anggaran kemahasiswaan, dijelaskan Natsir, pada saat dirinya dilantik sebagai WR III tahun 2015, terdapat dua dana bantuan pendidikan yakni dari pusat dan internal Unram. Sehingga anggarannya mampu mencapai Rp. 7 juta.

“Saya terus berjuang anak-anak, bahkan bersurat kepada Menteri dan langsung dijawab bahwa memang tidak ada bantuan. Beasiswa Bidikmisi untuk jalur mandiri sampai November masih ditangguhkan dan pendataannya belum bisa dilakukan,” jelasnya.

Terkait dugaan politik praktis yang menjadi sebab utama aksi ini, dia justru meminta massa untuk mencoba menelusuri para oknum yang di duga melakukan politik praktis. Hal itu agar bisa di tindak lanjuti dengan cepat.

Ia mengakui bahwa dalam melakukan validasi atau pendataan mahasiswa tidak disertai dengan birokrasi yang jelas, salah satunya tidak adanya bukti stempel dalam setiap surat yang mengatas namakan Bagian Kemahasiswaan dalam melakukan pengumpulan KTP tersebut.

Terlepas dari itu semua, ia mengucapkan terimakasih kepada seluruh mahasiswa atas kritik dan saran, karena hal itu akan dapat memperbaiki kualitas Universitas kedepannya. (cr-04)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.