Piye

Kehabisan Bahan Omprongan, Petani Tembakau Diduga Gunakan Kayu Hasil Illegal Logging

Kehabisan Bahan Omprongan, Petani Tembakau Diduga Gunakan Kayu Hasil Illegal Logging
SuaraLombok.com | Lombok Timur - Gara-gara kehabisan stok bahan bakar untuk omprongan, sejumlah petani tembakau di Lotim diduga menggunakan kayu hasil illegal logging.

Bahkan informasi ini sudah diterima langsung oleh Pemkab Lotim. Hal itu diakui oleh Wabup Lotim, H. Haerul Warisin.

“Saya tidak bisa melarang petani gunakan kayu untuk bahan bakar, tapi kalau betul itu kayu illegal logging, akan segera kita sikapi,” ungkapnya.

Ia mengatakan, pihaknya sempat mengecek darimana petani mendapat kayu bakar itu.

Dan dari informasi yang didapat, petani memperoleh dari luar daerah seperti Sumbawa dan Lobar.

“Rata-rata pengakuan petani beli kayu di luar, ini juga jadi masalah, kita tidak bisa larang tapi perlu kita selidiki,” katanya.

Warisin mengatakan, Pemkab sudah menyiapkan bahan bakar alternatif diantaranya LPG hasil konversi Bahan Bakar Minyak Tanah, kemudian cangkang sawit dan kemiri. (07)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.