Piye

H. Rusni : NTB Harus Tuntas dari Kemiskinan

H. Rusni : NTB Harus Tuntas dari Kemiskinan
SuaraLombok.com | Mataram - Tak puas dengan kariernya yang cukup cemerlang di bidang usaha property, pengusaha tersohor di NTB, H. Ahmad Rusni kali ini akan mencoba menjajaki panggung politik yakni dalam Pilkada Serentak tahun 2018 mendatang, yang digadang-gadang akan maju sebagai Calon Gubernur NTB.

Ditemui di kediamannya baru baru ini, blak-blakan mengemukakan keinginannya untuk maju meramaikan kontestasi Pilkada pemilihan Kepala Daerah di NTB karena motivasinya untuk ingin menyumbangkan pemikiran dan ide cemerlangnya untuk masyarakat NTB ke depan.

"Motivasi dalam diri saya adalah bagaimana mencari rido Allah untuk memajukan rakyat sebagaimana kita diperintahkan untuk merubah nasib diri sendiri, dan merubah nasib kaum lain", ujarnya kepada Suara Lombok saat ditemui di Kantornya.

Ditanyai Misinya maju pada Pilkada nanti adalah untuk menciptakan rakyat yang tentram, taat, enerjik, nyaman, teloransi, amanah dan mampu. Ia mengaku tidak masalah nanti akan menjadi orang nomer satu atau dua di NTB.

"Apa yang selama ini saya perbuat hanya sebagai untuk ikhtiar, menjemput takdir menjadi NTB satu atau dua saya serahkan kepada Allah", ungkapnya.

Lebih jauh  pengusaha perumahan ini juga mengedepankan visi misinya yang akan berfokus meningkatkan persentasi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di NTB. Karena menurutnya dari sejumlah kepala Daerah yang pernah memimpin NTB selama ini persentasinya selalu rendah yakni berada pada posisi ke-30. Hal itu berafiliasi pada tidak terangkatnya taraf ekonomi masyarakat secara merata.

"Tidak pernah beranjak di bawahnya. Paling tidak meningkat jadi 26 lah ya", klaimnya.

Hal itu disebabkan keadaan ekonomi masyarakat. Sehingga nantinya ia akan memprioritaskan pengembangan ekonomi yang ia sebut ekonomi keumatan, karena apabila ekonomi sudah berkembang, maka keamanan dan pendidikan juga akan tercapai.

Angka kemiskinan di NTB saat ini mencapai 16,04 persen, tak hanya itu angka oengangguran juga masib sangat besar yakni rata-rata mencapai 6 persen,

"Oleh karenanya kami akan berusaha berikhtiar, bagaimana masyarakat ini kita keluarkan dulu dari kemiskinan", bebernya.

Pemilik Yayasan Ahmad Rusni Foundation ini mengungkapkan bahwa Ekonomi Keumatan yang akan ia programkan nanti, akan berbasis rakyat dan bagaimana ekonomi ini betul betul syar'i serta bermanfaat sosial untuk semua umat. Semua masyarakat NTB akan dibuatkan Kartu Tanda Anggota Amanah (KTAA) untuk setiap KK.

"Itu untuk Memberikan fasilitas-fasilitas misalnya belanja murah dalam rumah. Ini salah satu cara menggenjot IPM, untuk mengatasi permasalahan saat ini yakni pengangguran", imbuhnya.

Selain itu, Rusni juga bertekad dibawah kepemimpinannya nanti, image masyarakata NTB yang dulunya pemalas, menjadi masyarakat yang inovatif, dengan memberikan gambaran bagaimana bekerja ikhlas, kerja cerdas kerja keras, dan kerja tuntas kepada semua lapisan masyarakat.

"Finalnya, setelah resmi kami jadi calon baru kami ekspos", tutupnya. (cr-04)

Baca juga :

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.