Piye

Filosofi Bambu Kawasan Ekowisata Kerujuk

Filosofi Bambu Kawasan Ekowisata Kerujuk
SuaraLombok.com | Lombok Utara - Daulat Kawasan Kabupaten Lombok Utara sebagai kawasan eko wisata baru di pulau Lombok mulai dilirik banyak kalangan terutama dengan pembangunan sejumlah kawasan ekonomi wisata yang diharapkan akan mendongkrak ekonomi masyarakat di kabupaten termuda ini.

Salah satunya adalah kawasan ekowisata Kerujuk bertempat di dusun Kerujuk desa Pemenang Barat Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara yang memiliki keindahan desa yang asri dan mengakat keunikan spot wisata permainan tradisional khas masyarakat setempat.

Pantauan Suara Lombok di lapangan, kawasan yang belum genap satu tahun dibuka ini sangat unik dengan menampilkan suasana pedesaan yang tertata rapi dengan panorama hawa lereng pegunungan hijau dan masih asri.

Selain menikmati keindahan suasan alam pedesaan, kebanyakan pengunjung juga hadir di kawasan ini untuk menjajaki aneka permainan tradisional khas masyarakat Lombok, ada pula yang sekedar hadir untuk sekedar melepas lelah dan membuang penat membebaskan diri dari kepenatan.

“Kami menyediakan banyak spot-spot di sini antara lain kolam pemancingan ikan, jembatan bambu, permainan tradisional, spot-spot foto yang unik berupa kapal yang terbuat dari kayu dan bambu,” ujar Irwan salah satu anggota kelompok sadar wisata Pokdarwis kawasan ekowisata Kerujuk saat ditemui Suara Lombok.

Adapun pemilihan media bambu sebagai bahan pembuatan  hampir ssemua spot permainan yang ada dikawasan ini,  konon karna pilosofi masyarakat setempat, bambu banyak memiliki fungsi penting, dan diyakini merupakan salah satu sumber keasrian kawasan tersebut.

“Bambu juga selain dapat menyerap banyak debit air, mampu mengeluarkan menyerap H20 dan mengeluarkan oksigen yang sangat banyak, bambu bagi masyarakat disini banyak fungsinya, itulah kenapa bahan material disini banyak menggunakan bamboo,” jelasnya.

Meski belum berkembang maksimal dan belum dikenal khalayak, namun pihaknya berharap ke depan  desa ekowisata bisa berkembang menjadi kawasan yang ramai dikunjungi para wisatawan, agar setidaknya mampu mendongkrak kehidupan ekonomi masyarakat sekitar.

“Kami berharap adanya kawasan ini bisa memberikan referensi tambahan kawasan wisata yang selama ini ada, dan semoga memberi dampak positif bagi kehidupan ekonomi warga di sini nantinya,” pungkasnya. (Cr 08)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.