Piye

dr. Mawardi Hilang, Polda NTB Bakal Menerbitkan DPO

dr. Mawardi Hilang, Polda NTB Bakal Menerbitkan DPO
SuaraLombok.com | Mataram - Polda NTB bakal menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) Hilang untuk dr. Mawardi. Saat ini, draft DPO ini sudah dibuat, tinggal minta persetujuan dari Kapolda NTB.

"Bahkan kami (Polda NTB-red) juga akan mengeluarkan Daftar Pencarian Orang Hilang, sementara kita buatkan tinggal tanda tangan pimpinan," ungkap Bripka Andreas selaku Penyidik Reskrimum Polda NTB saat menanggapi aksi unjukrasa Kadang Jari.

Menurut Bripka Andreas, rencana penerbitan DPO Hilang untuk dr. Mawardi merupakan salah satu bentuk keseriusan Polda NTB dalam menuntaskan kasus hilangnya Direktur RSUP NTB tersebut.

Karena semenjak ada laporan pada tahun 2016 lalu, Polda NTB sudah berupaya maksimal untuk mencari keberadaan dr. Mawardi sampai ketemu. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Polda NTB adalah memeriksa saksi-saksi.

"Kami sudah melakukan upaya yang sangat maksimal, yaitu sudah kami melakukan pemeriksaan saksi sebanyak 28 orang, dan upaya upaya yang kami lakukan itu sudah sampai minta bantuan dari Labfor Mabes Polri, " beber Andreas.

Dirinya mengaku bahwa kasus hilangnya dr. Mawardi memakan waktu relatif lama. Menurutnya, lamanya kasus ini disebabkan oleh tidak adanya satu pun saksi yang melihat dr. Mawardi di kala hilang, sehingga menyulitkan penyelidikan.

"Karena ini adalah proses, karena tidak ada saksi satu orang pun yang mengetahui yang melihat kalau dr. Mawardi itu di culik, beliau (dr. Mawardi-red) ini meninggalkan rumahnya dia pamitan baik-baik, inilah kendala Kami," ujar Bripka Andreas.

Meski demikian, jajaran Polda NTB tetap berupaya untuk mencari dr. Mawardi hingga ketemu. Oleh sebab itu, Polda NTB meminta kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan dr. Mawardi untuk segera melapor agar ditindaklanjuti.

"Kami (Polda NTB-red) masih melakukan penyelidikan, Kami juga mengharapkan bantuan dari masyarakat, tolong berikan informasi kalau memang tahu," tandas Andreas.

Untuk diketahui, Rabu (30/8) Komunitas untuk dr. Mawardi (Kadang Jari) dengan Koordinator Yuza melakukan unjukrasa ke Mapolda NTB. Dalam spanduk, Kadang Jari menyampaikan diantaranya rindu kepada dr. Mawardi dan meminta dr. Mawardi agar diselamatkan. (09)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.