Piye

Diduga Bernuansa Politik, Mahasiswa KKN jadi Korban

Diduga Bernuansa Politik, Mahasiswa KKN jadi Korban
SuaraLombok.com | Lombok Timur - Diduga karena adanya unsur politik, baliho mahasiswa KKN Unram di Desa Kwang Baru, Sakra dibuang orang tidak dikenal ke kali dekat kantor desa setempat.

Dugaan lebih mengarah ke unsur politik lantaran di baliho KKN itu terpampang foto Rektor Unram Sunarpi yang dikabarkan akan melaju pada Pilkada NTB 2018 mendatang.

Ketua KKN Unram Desa Kwang Baru, M. Zulkarnain saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengurusakan dan pembuangan baliho rektornya di kali.

“Kami temukan baliho Rektor di kali, kemudian kami angkat ke atas,” kata Zulkarnain kepada Suara Lombok.

Diturukan, baliho mahasiswa yang dipasang di pintu masuk kantor desa sempat hilang selama empat hari.

Parahnya, setelah ditemukan di kali, baliho ini rusak dan ada bekas perusakan di muka foto Sang Rektor Unram.

“Waktu kami pasang (sebelum dirusak-Red), disaksikan juga oleh Kadus, makanya kami kira bukan karena izin atau apa, kami juga tidak tahu,” sambungnya.

Pihaknya sudah melaporkan masalah ini ke Sekdes setempat tetapi belum mendapat tanggapan serius.

“Informasinya, di tempat (KKN) yang lain juga terjadi hal yang sama, makanya kami ganti dengan yang baru yang tidak ada foto rektor kami,” tandasnya.

Ditempat terpisah, Kaur Pemerintahan Desa Kwang Baru, Aminullah mengaku belum mengetahui masalah ini, sehingga akan mengkomfirmasi ke kades atau Sekdes.

“Terus terang saya belum tahu, mungkin Kades dan Sekdes sudah menerima laporan,” akunya. (07)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.