Piye

Didesak Tolak FDS, Gubernur NTB Sampaikan Hal Tidak Terduga Ini

Didesak Tolak FDS, Gubernur NTB Sampaikan Hal Tidak Terduga Ini
SuaraLombok.com | Mataram - Gubernur NTB,  Dr. TGH M. Zainul Majdi akhirnya menemui massa aksi penolak FDS dari PWNU NTB.

Pria yang akrab disapa TGB itu tidak langsung ikut menolak atau mendukung FDS, melainkan memberi tausiah kepada para pendemo.

“Saya ingin mengajak kita semua memahami tentang FDS baru kemudian kita mengambil sikap. Saya disini menerima aspirasi dan mendengarkan. Sebagai santri saya dulu pernah seperti kalian. Dengan segala suka duka dan nilai-nilai didalamnya adalah nilai dasar yang membentuk pribadi yang berkontribusi untuk masyarakat dan daerah,” ujarnya.

TGB yang saat itu mengaku dalam keadaan kurang sehat mengungkapkan, hendaknya kita mengingat kemerdekaan yang di raih Indonesia hingga saat ini juga tidak terlepas dari doa dan ikhtiar para ulama di masa itu.

Dalam pondok pesantren juga terdapat energi luar biasa, maka hargai dan tempatkan energi itu ditempat yang terbaik.

“Mari kita ingat bersama yang paling penting keberadaan pesantren bahwa dalam hal ini pembukaan UUD alinea ketiga, artinya dari awal pendiri bangsa menyadari spiritualitas sangatlah penting,” ungkapnya.

Ia mengajak massa untuk selalu seimbang dalam menyikapi sesuatu, tidak ekstrim, dan toleransi dalam menyikapi isu yang ada termasuk FDS.

Dengan menyampaikan aspirasi dengan cara baik seperti halnya yang dicerminkan dalam pondok pesantren.

Sebelumnya Gubernur NTB sudah pernah meminta pada perangkat pemerintah pusat untuk menjelaskan pada masyarakat, tidak hanya dengan sosialisasi, namun juga sumbang pikiran agar didengar dengan baik.

“Saya yakin kalian bukan gagah-gagahan keluar ke jalan hari ini. Tapi ada harapannya, dan saya sangat menghargai yang disampaikan oleh orang-orang yang baik, dan mudahan - mudahan dengan niat yang baik. Semoga nanti mencapai titik temu yang baik,” urainya.

Ia menyatakan menghormati, menghargai, dan menerima aspirasi masyarakat tersebut dan akan disampaikan kepada pemerintah pusat nantinya untuk didiskusikan.

Dalam kesempatan itu, TGB menerima untuk menandatangani Surat Rekomendasi yang diajukan oleh massa yang isinya penolakan terhadap FDS, dan meminta Presiden RI untuk mencabut Permendikbud Nomer 23 tahun 2017.

Pada kesempatan itu, TGB mengajak masyarakat NTB agar bersama-sama terus mengokohkan persatuan dan mendoakan negara Indonesia semakin maju dan semakin baik. (Cr-04)

Baca juga :

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.