Piye

Di Loteng Harga Garam Meroket, Ternyata Ini Penyebabnya

Di Loteng Harga Garam Meroket, Ternyata Ini Penyebabnya
SuaraLombok.com | Lombok Tengah - Harga garam di Loteng tembus pada angka Rp. 50. 000 per kilogram. Awalnya, harganya hanya Rp. 5 ribu per kilogram.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Kamrin menjelaskan, penyebabnya adalah faktor cuaca yang belakangan ini tidak mendukung produksi garam.

Tetapi yang membuat harga garam melambung sebenarnya tingginya nilai pengiriman garam ke luar daerah yang membuat kebutuhan masyarakat Loteng sendiri tidak bisa terpenuhi.

“Sebenarnya kalau untuk kebutuhan masyarakat, produksi garam kita bisa mencukupi kebutuhan, Tapi karena Garam tersebut lebih banyak dijual ke luar daerah, kebutuhan kita sendiri tidak bisa kita penuhi,” akunya.

Bahkan, lanjut dia, banyak pembeli luar daerah yang langsung menunggu dan panen sendiri.

Akibatnya, garam yang dihasilkan langsung habis diangkut ke luar daerah.

“Kita tidak bisa bendung, karena harga yang mereka tawarkan ke produsen lebih mahal dibanding pembeli lokal kita,” jelasnya. “Apalagi kalau garam ini kan pasar bebas,” tandasnya. (03)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.