Piye

Demonstran Meninggalkan Lokasi Demo Setelah Hal Ini Terjadi

Demonstran Meninggalkan Lokasi Demo Setelah Hal Ini Terjadi
SuaraLombok.com | Lombok Tengah - Demonstrasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Loteng yang sempat ricuh akhirnya dapat terkendali.

Meski sempat berjanji akan tetap melakukan aksi sampai tuntutan mereka tentang aturan Full Day School (FDS) di Loteng agar dicabut, tetapi mereka akhirnya rela membubarkan diri dengan tertib.

Hal itu dilakukan para mahasiswa setelah Ketua Komisi IV DPRD Loteng, L Supriadi dari Fraksi PKB bersedia menemui para pendemo.

Ketum PMII Loteng, Syarifudin meminta L Supriadi agar menyatakan sikap yang sama untuk menolak FDS di Loteng.

Jika tidak, PMII berjanji aksi serupa dengan massa yang lebih besar akan dilakukan di seluruh daerah, tidak hanya di Loteng.

“Kami minta anda nyatakan sikap yang sama, sebab inilah suara kami, dan anda adalah wakil kami yang harus menyuarakan,” pintanya tegas.

Supriadi yang berkenan hadir tampaknya tidak mau berpanjang kalam. Dia mengatas namakan fraksi PKB menyatakan ikut menolak FDS diterapkan di Lombok Tengah.

“Atas nama pribadi saya dan atas namas Fraksi PKB, saya menolak Full Day School diterapkan di daerah kita,” tegasnya.

Hanya saja, untuk tuntutan agar Supriadi juga berbicara atas nama semua anggota dewan, hal itu ditolak oleh Supriadi sendiri.

Alasannya, dirinya tidak bisa mengatas namakan semua anggota dewan apalagi mengatas namakan fraksi yang bukan partainya.

“Kalau yang itu, nanti masing-masing anggota saja. Tapi saya berjanji saya juga ikut menyuarakan masalah ini, dan Insya Allah akan kami sampaikan juga ke pusat,” janjinya.

Karena pernyataan sikap dan janji ini, demonstran yang tampak ada juga yang menggunakan seragam SMA bersedia membubarkan diri. (03)

Baca juga : Demo Tolak FDS Ricuh

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.