Piye

Cegah Paham Radikalisme, Pemprov Gandeng Seniman

Cegah Paham Radikalisme, Pemprov Gandeng Seniman
SuaraLombok.com | Mataram - Wagub NTB, H. Moh. Amin SH., M.Si berharap, seniman budaya bisa menjadi media untuk menanamkan nilai-nilai luhur bangsa dan kearifan lokal.

Hal itu sebagai salah satu langkah mencegah masuknya paham radikal yang konon sudah masuk dan berkembang di NTB.

Dalam kegiatan bertema ‘Dialog Pelibatan Komunikasi Seni Budaya Dalam Pencegahan Paham Radikalisme Dan Terorisme’ yang dilaksanakan di Hotel Grand Legi Mataram pada Kamis (3/8), Amin mengatakan, itu merupakan program yang dilakukan Pemerintah NTB melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi NTB dengan Badan Nasional Penanggulagan Terorimes (BNPT) Nasional.

“Radikalisme setiap waktu mengintai kita, paham-paham itu masih ada, walaupun istilahnya masih sel-sel tidur tapi itu bisa saja bangkit kapanpun,” ungkap wagub.

Ia meyakini seniman budaya bisa menjadi media untuk meminimalisir dan mencegah pengaruh radikalisme di setiap daerah.

Penyampaian sosialisasi cegah paham radikalisme melalui seniman budaya bisa dengan pewayangan, pantun, syair lagu, ataupun melalui tarian.

“Kalau seniman itu biasanya di gemari melalui pewayangan, pantun, syair lagu ataupun melalui tarian, itu bisa dikreasikan,” tutupnya. (cr-04)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.