Piye

BPK dan APH Sepakat Tingkatkan Mutu Berantas Korupsi

SuaraLombok.com | Mataram - Guna peningkatan mutu tugas agar lebih maksimal Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) menggelar Workshop "Penguatan Nilai Dasar BPK Hubungan Kerja Dengan Aparat Penegak Hukum (APH), Pemeriksaan Dana Desa, Dan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan, di Mataram, Rabu (9/8).

“BPK juga perlu menjalin komunikasi dan berbagai informasi terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan penghitungan kerugian negara, permintaan audit, investigasi, dan pemberian keterangan ahli tersebut", ungkap Wakil Ketua BPK, Bahrullah Akbar saat memberi sambutan.

Bahrul Akbar juga menjelskan BPK dan APH memiliki nota kesepahaman mengenai tindak lanjut penegakan hukum terhadap hasil pemeriksaan BPK yang berindikask tindak pidana dan kerjasama dalam pencegahan serta pemberantasan tindak pidana korupsi.

Selain pelaporan unsur pidana, hubungan BPK dengan APH juga terwujud dalam pemeriksaan investigatif, penghitungan kerugian negara, dan pemberian keterangan ahli. Pihak-pihak yang terlibat itu antara lain Kepolisian RI, Kejaksaan Agung, BPKP, serta lembaga lainnya.

Komunikasi dan informasi dengan pihak lain harus dibentuk dan dilembagakan dalam pola hubungan kerja antara BPK dengan pihak-pihak tersebut. Sehingga pelaksanaan penghitungan kerugian negara, permintaan pemeriksaan investigatif, dan pemberian keterangan ahli dapat berjalan optimal.

"Diperlukan sinergi yang baik antara BPK dengan instansi penegak hukum agar penyelenggaraan negara Indonesia yang bebas dark praktik korupsi, dapat segera terwujud sesuai harapan dan tuntutan masyarakat", tutupnya.

Workshop ini diselenggarakan berdasarkan alasan perlunya BPK meningkatkan mutu tugas pemeriksaannya dalam hal perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan atas kegiatan penghitungan kerugian negara, permintaan audit investigatif, serta pemberian keterangan ahli. (cr-04)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.