Piye

Belum Seminggu Tersebar, Spanduk dr. Mawardi Tiba-Tiba Menghilang

SuaraLombok.com | Mataram - Setelah sempat tersebar di beberapa tempat, kini Selasa (29/8), spanduk terkait hilangnya dr. Mawardi tiba - tiba raib dari tempatnya.

Menurut Abdul Majid dari Nusa Tenggara Development Institut (NDI), pihaknya baru mengetahui raibnya spanduk yang telah mereka pasang itu kemarin. NDI telah memasang spanduk terkait dr. Mawardi itu sekitar tiga hari sebelum raib.

"Udh di cabut, taunya kemarin (Senin-28/8)," ujarnya via seluler kepada Suara Lombok pada Selasa (29/8).

Majid membeberkan bahwa NDI sengaja memasang 100 spanduk di beberapa tempat di pulau Lombok seperti kota Mataram dan Lombok Tengah. Pihaknya melakukan pemasangan sebagai bentuk dukungan terhadap Aparat Penegak Hukum dalam mencari dr. Mawardi hingga ketemu.

NDI beralasan, dr. Mawardi merupakan Abdi Negara di kala hilang, sehingga negara patut bertanggung jawab atas nasib yang menimpa abdi asal Kabupaten Lombok Timur tersebut. 

"Iya hilang yang di kota Mataram, Loteng juga banyak yang hilang, spanduk ini hanya sebagai suport ke pihak APH supaya semakin maksimal dalam mencari dr. Mawardi," ungkapnya.

Sementara terkait raibnya spanduk dr. Mawardi, Abdul Majid melalui akun facebook menegaskan akan memasang spanduk lebih banyak lagi.

"Bagi kami seratus kau cabut maka seribu yang kami pasang kembali." Ujarnya. (09)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.