Piye

Semua Pihak Bahas Perdagangan Manusia

Semua Pihak Bahas Perdagangan Manusia
SuaraLombok.com | Lombok Timur - Kompleksnya permasalahan human trafficking membuat semua pihak harus duduk bersama untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Diantaranya Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (STT) Lotim, para penyalur tenaga kerja, Lembaga Advorkasi TKI, media massa dan masyarakat yang pastinya memiliki peranan penting untuk memberantasnya.

Demikian terungkap dalam diskusi publik yang digelar Lembaga Studi Pengkajian dan Pengembangan Masyarakat (LSP2M) NTB yang bertempat di Aula Loka Latihan Kerja BLK Lotim, Rabu (26/7).

“Dengan kompleksnya permasalah TKI didalamnya tentu menjadi tugas bersama untuk mencarikan solusinya,” tegas Bupati Lotim, HM. Ali BD dalam sambutannya yang disampaikan Asisten I Setdakab Lotim, HM. Juani Taufik saat membuka kegiatan tersebut.

Persoalan human trafficking tentunya tidak terlepas dari masalah para masyarakat kita yang tergiur ingin menjadi TKI Dengan upah yang banyak, akan tapi melegalkan berbagai macam cara yang penting tercapai.

Maka hendaknya dibutuhkan kepedulian bersama dalam menyelesaikan masalah ini.

Karena kalau terus dibiarkan akan menjadi persoalan yang tidak akan pernah bisa selesai, melainkan akan muncul masalah baru.

“Memang disatu sisi para TKI disebut sebagai pahlawan devisa, akan tapi pada sisi lainnya tidak mendatangkan kebanggaan dengan permasalahan yang muncul,” ujar Taufik.

Sementara Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (STT) Lotim, Andika Istuwijaya, Kanit PPA Polres Lotim, Aiptu I Nyoman Samba, Direktur Lembaga Advorkasi Buruh Migran Indonesia (ADBMI), Roma Hidayat bersama dengan para peserta diskusi sepakat untuk memberantas humas trafficking yang mengatasnamakan TKI.

“Apapun alasannya sepanjang itu tidak memenuhi syarat dengan berangkatnya melalui jalur ilegal ke luar negeri, tanpa tujuan jelas sudah termasuk human trafficking dan harus ditindak tegas,” tandas Andika Istuwijaya. (07/*)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.