Piye

Saber Pungli Pemprov Tangani 20 Kasus

Saber Pungli Pemprov Tangani 20 Kasus
SuaraLombok.com | Mataram - Setelah dibentuk beberapa waktu lalu, Satgas Saber Pungli NTB sudah menangani 20 kasus pungutan liar.

Semua kasus yang ditangani oleh aparat penegak hukum dengan yustisi dan tindakan administratif dengan pembenahan administrasi atau peningkatan pelayanan.

Wagub NTB, H Moh Amin SH MSi mengungkapkan, Pemprov tentunya masih terus berupaya mencegah terjadinya tindakan pungutan liar dalam proses pelayanan publik.

Hal itu sekaligus menciptakan lingkungan birokrasi yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme.

“Kita perlu juga mengedukasi masyarakat untuk mencegah terjadinya hal seperti itu,” ungkap Amin saat pembukaan sosialisasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2016 tentang pembentukan Satuan Tugas sapu bersih pungutan liar (Saber pungli) di Golden Palace Hotel, Kamis (20/7).

Selain itu, hal tersebut merupakan komitmen dari pemerintah sebagai wujud dari keseriusan pemerintah Provinsi NTB dalam hal pemberantasan korupsi seperti Pungli di lingkup pemerintah.

Terbitnya Perpres 87 tahun 2016 membuat pemerintah berkewajiban Wagub mengajak seluruh jajarannya untuk meneguhkan komitmen bersama guna mentaati dan menegakkan peraturan yang ada, khususnya yang berkaitan dengan pemberantasan pungutan liar di lingkup pemerintahan, terutama instansi-instansi yang berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat.

“Sudah kita bentuk dan harus bekerja, persoalan hasil kita tidak cari banyaknya, kalau memang ada tindak,” tegasnya.

Dikatakan Amin, penegakan hukum dalam kasus pungli tidak hanya harus dilakukan oleh aparat kepolisian saja, tetapi menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dengan aparat.

“Keduanya harus dilibatkan,” tandasnya. (cr-04)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.