Piye

Pungli di Lobar Tembus 37 Kasus

Pungli di Lobar Tembus 37 Kasus
SuaraLombok.com | Lombok Barat - Kasus pungutan liar (Pungli) tampaknya masih menjadi trend di Lombok Barat.

Tercatat, sedikitnya ada 37 kasus yang sedang ditangani Satgas Saber Pungli Lobar.

Inspektur Inspektorat Lobar, H. Rachmat Agus Hidayat menjelaskan, 37 kasus itu terjadi di beberapa titik. Mulai dari pungli di sekolah, SKPD hingga desa.

“Laporan banyak, tapi yang OTT baru dua kasus, satu kasus sudah P21, satu lagi masih proses,” jelasnya.

Ia mengatakan, sejumlah kasus yang sudah dilaporkan akan tetap ditindak lanjuti.

Sebab, bagaimanapun juga kasus pungli sudah masuk kasus penanganan luar biasa yang tidak memandang nominal jumlah pungutan.

“Mau kecil atau besar, kalau itu pungutan liar tetap kita tindak,” janjinya.

Sementara itu, Zamroni, Satuan tugas Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Provinsi NTB saat melakukan rapat koordinasi bersama kepala SKPD Kabupaten Lombok Barat mengatakan, praktik pungutan liar telah merusak sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Untuk itulah Presiden Joko Widodo membentuk Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) ini,” tegasnya.

Zamroni berharap, dengan terbentuknya Satgas Saber Pungli di tingkat pusat, provinsi dan kabupaten/kota dapat mencegah terjadinya hal tersebut.

“Kita tidak melihat besar kecilnya pungutan yang dilakukan, tapi tindak pelanggaran itu,” jelasnya. (05)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.