Piye

Petani Tembakau Merugi, Simak Penyebabnya

Petani Tembakau Merugi, Simak Penyebabnya
SuaraLombok.com | Lombok Timur - Petani tembakau virginia di Selatan Lombok Timur mengaku rugi besar. Bahkan, beberapa petani tembakau mengaku rugi hingga puluhan juta dalam masa tanam kali ini.

H. Akup, salah satu petani tembakau kepada Suara Lombok mengatakan, cuaca yang kurang menentu menjadi faktor utama kerusakan tembakau.

“Karena kebanyakan menyimpan air, tembakau jadi layu dan rusak,” keluhnya.

Rata-rata, tembakau yang mengalami kerusakan berusia tanam antara satu setengah hingga dua bulan. Secara umum, kerusakan bisa dikatakan mencapai 50 persen dari total lahan tanam tembakau yang ada.

“Harus diganti agar pekerjaan selama ini tidak sia-sia dan kerugian tidak terlalu banyak, tapi ya butuh waktu lama,” sambungnya masih dengan nada mengeluh.

Parahnya, keadaan seperti bukan kali pertama terjadi. Hampir dalam setiap musim tanam tembakau tiap tahunnya mengalami hal serupa.

“Kadang untung, kadang rugi. Kalau umumnya kerugian tidak sama setiap tahun,” ucapnya.

Hanya saja, hingga saat ini, pemerintah daerah belum juga melakukan upaya nyata untuk membantu petani tembakau. Padahal, para petani sangat mengharap perhatian pemerintah agar beban bisa semakin berkurang.

“Dibantu apa kek, kami pasti akan merasa sangat terbantu,” harapnya.

Sementara pihak Pemkab hingga saat ini masih belum bisa dikonfirmasi terkait kerugian dan dampak dari gagalnya para petani tembakau musim tanam ini. (07)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.