Piye

Penyesek Sukarara Membludak, Sebagian Pulang Karena Tidak Kebagian Tempat

Penyesek Sukarara Membludak, Sebagian Pulang Karena Tidak Kebagian Tempat
SuaraLombok.com | Lombok Tengah - Penyesek atau penenun kain songket Sukarara yang mengikuti Jelo Begawe Nyesek membludak.

Kepala Desa Sukarara, Timan mengemukakan, panitia hanya menyiapkan tempat untuk 1.500 penenun, tetapi yang mendaftar untuk ikut mencapai 2.100 orang penenun.

Sementara untuk jumlah penenun seluruhnya yang dimiliki oleh Sukarara hingga saat ini mencapai 3.002 orang penenun. Belum termasuk anak di bawah umur yang sudah mulai diajarkan menenun oleh keluarganya.

“Kami terpaksa batasi dan meminta maaf kepada penenun, ada yang langsung pulang bawa alat tenunnya,” unkap Timan.

Tahun festival kedua ini, lanjut dia, peserta berasal dari 10 Kekadusan. Jumlahnya bertambah dari tahun lalu yang hanya 1.100 orang.

“Tahun ini kami mendapat support cukup besar dari pemerintah daerah,” bangganya.

Sementara itu, Sekda Loteng, HM Nursiah menjelaskan Pemkab memberikan support penuh kepada Pemdes Sukarara yang menginisiasi terlaksananya Festival
Jelo Begawe Nyesek Sukarara ini.

“Dan kami sudah masukan festival ini ke dalam kalender pariwisata dan agenda tahunan Pemkab Loteng,” jelas Nursiah. (03)

Baca juga :

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.