Piye

Pemkab Janjikan Kesejahteraan Bagi Perawat, Tapi Syarat Ini Harus Terpenuhi

Pemkab Janjikan Kesejahteraan Bagi Perawat, Tapi Syarat Ini Harus Terpenuhi
SuaraLombok.com | Lombok Tengah - Pemkab Loteng memberi atensi khusus kepada para perawat yang ada di Loteng.

Bahkan, rencana untuk memberikan jaminan kesejahteraan bagi para perawat terutama yang masih berstatus honorer sudah masuk dalam agenda resmi pemerintah.

Hal itu disampaikan Wabup Loteng, Lalu Pathul Bahri saat menghadiri kegiatan peresmian Nursing Center, Sabtu (22/7).

“Kita pikirkan semua, jangankan perawat, marbot masjid saja kita sudah mulai gaji bulanan,” ucapnya.

Hanya saja, lanjut dia, ada beberapa hal yang masih menjadi kendala sehingga Pemkab belum berani memastikan jika perawat honorer bisa dijamin oleh Pemkab dalam waktu dekat ini.

Antara lain, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Loteng yang baru hanya mencapai Rp. 160 Miliar per tahun sehingga anggaran untuk itu belum bisa terpenuhi.

Kecuali, lanjut dia, KEK Mandalika Resort sudah beroperasi dan bisa menyumbang PAD kepada Pemkab.

“Kalau itu bisa terwujud, maka Insya Allah, ribuan perawat akan kita akomodir,” janjinya. “Supaya tidak ada lagi perawat yang nyebeng (Bermuka Masam -Red) saat melayani pasien,” sambungnya sedikit berkelakar.

Dijabarkan Pathul, jika Pulau Bali saat ini dengan luas lahan pariwisata hanya 350 hektar bisa menyumbang Rp. 250 Miliar PAD untuk daerahnya, maka Loteng seharunya bisa mendapat minimal Rp. 750 Miliar per tahun jika KEK Mandalika Resort sudah mulai beroperasi.

“Dan itu akan bisa terwujud kalau kita kompak, dan kita mendukung bersama pembangunan itu,” lanjut dia.

Pemkab Loteng di bawah kepemimpinan Suhaili-Pathul sedang mendorong pembangunan kawasan itu agar bisa secepatnya terealisasi.

“Saya yakin, rencana besar itu akan bisa terealisasi jika gubernurnya nanti adalah orang Lombok Tengah sehingga rencana itu bisa terkorelasi dengan baik,” ucapnya.

Ia meminta kepada seluruh perawat sementara ini untuk bersabar dan bekerja secara ikhlas meskipun tanpa gaji dan pendapatan yang memadai.

“Semoga rencana besar kita ini terwujud dan para perawat serta profesi lainnya seperti guru bahkan Pekasih (Petugas pembagi air melalui sungai-Red) di Loteng bisa sejahtera semua,” harapnya. (03)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.