Piye

Pembangunan Kantor Bupati Baru Masih Digantung

Pembangunan Kantor Bupati Baru Masih Digantung
SuaraLombok.com | Lombok Tengah - Pembangunan kantor bupati baru ternyata masih digantung.

Pasalnya, meskipun surat hibah pemanfaatan tanah eks PTPN XII Puyung sudah dikeluarkan Sekretariat Daerah Pemprov, tetapi Pemkab Loteng dalam hal ini Dinas PUPR masih harus menunggu SK penetapan lokasi yang dikeluarkan langsung oleh Gubernur NTB.

“Kita sangat bersyukur sekali surat pemanfaatan ruang, tapi kita harus menunggu SK penetapan lokasi dari gubernur,” terang Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Loteng, Supriadin.

Pria yang akrab disapa Soppo ini mengatakan, selain harus menunggu SK penetapan lokasi, pihaknya juga harus mengurus beberapa persyaratan lain, seperti Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) dan lainnya.

“Kita juga masih menunggu hasil review desain karena lokasi di desain awal itu ada di Kantor Bupati lama dan sekarang kita sudah diberi eks lahan PTP itu,” sambung dia.

Lebih jauh, Soppo mengatakan, hal ini menjadi kendala sangat teknis bagi proses tender proyek senilai Rp. 217 miliar dan yang akan dilakukan dengan sistem pembayaran tahun jamak ini.

Dari analisanya, proses tender untuk bangunan fisik sendiri akan bisa dilakukan pada November mendatang atau molor dari perkiraan sebelumnya yang rencananya bisa dilakukan pada Juni atau Juli tahun ini.

“Itupun kalau SK gubernur itu sudah keluar, baru bisa,” jelasnya. (03)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.