Piye

Pedagang Atribut Mulai Menjamur

Pedagang Atribut Mulai Menjamur
SuaraLombok.com | Lombok Utara - Pedagang atribut dan pernak pernik HUT RI ke-72 mulai bertebaran.

Pantuan Suara Lombok, jalan raya Tanjung Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara menjadi lokasi favorit para pedagang.

“Sudah bersiap, kalau terlalu dekat waktu 17-an, nanti nggak laku,” ungkap Galih, salah satu pedagang musiman asal Jawa.

Atribut yang dijual beragam, mulai dari bendera, umbul-umbul, baner dan lain sebagainya.

Ditanya antusias pembeli, Galih mengaku untuk tahun ini antusias pembeli makin berkurang.

Bercermin tahun lalu, dalam seminggu ia bisa menjual sekitar 20 unit atribut segala jenis, tapi tahun ini setelah seminggu berjualan, atribut yang laku terjual hanya baru enam potong saja.

“Agak berkurang sih mas, gak tau kenapa,” keluhnya.

Terkait untung yang bisa diraup, Galih mengaku bisa meraup keuntungan jutaan rupiah jika semua barang laku terjual.

“Kalau sekarang sih masih sedikit mas, paling baru Rp.300-an ribu lah,” akunya.

Ia sebenarnya berharap dengan adanya instruksi peringatan HUT-RI bertemakan cinta NKRI atau sejenisnya bisa mendongkrak minat beli masyarakat. Terutama instansi dan sekolah-sekolah. (cr-08)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.