Piye

Parah! Dokter RSUD Selong Nyambi

Parah! Dokter RSUD Selong Nyambi
SuaraLombok.com | Lombok Timur - Dokter yang sudah menjadi PNS di RSUD dr. R.Soejono Selong ternyata banyak yang nyambi di rumah sakit swasta.

“Saya tigak pungkuri dokter spesialis kita di sini bekerja juga di rumah sakit swasta,” aku Direktur RSUD dr. R.Soejono Selong, dr. Karsito kepada Suara Lombok.

Ia mengaku pihaknya tidak bisa melarang hal itu. Sebab, dalam aturan dokter diperbolehkan membuka praktik di tempat lainnya dengan syarat tugas wajib atau tetap tidak terganggu dan harus diselesaikan.

Meski begitu, pihaknya berencana akan membuat aturan baru agar para dokter spesialis yang berjumlah 27 orang tersebut tetap bekerja di rumah sakit tanpa harus meluangkan waktunya membuka praktek di tempat lainnya.

Konsekuensinya, Pemerintah Daerah harus berani menyiapkan gaji dan tunjangan untuk dokter spesialis hingga Rp. 30 juta perbulan.

“Kalau dokter spesialis itu mendapatkan uang gaji atau tunjangan sampai Rp. 30 juta perbulan, tidak akan lagi ada yang dilihat bekerja di tempat lain atau membuka praktik,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan, kemungkinan besar yang menjadi penyebab adanya dokter yang nyambi di tempat lain karena masalah finansial disamping kebutuhan RS swasta.

Bahkan, dia tidak menampik jika regulasi pendapatan yang diperoleh dokter spesialis di RSUD masih jauh dari standar Kemenkes.

“Ini yang jadi masalah,” tandas Karsito. (07)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.