Piye

NTB Cocok Untuk Aero Sport Kelas Dunia

NTB Cocok Untuk Aero Sport Kelas Dunia
SuaraLombok.com | NTB - Varian Sumber Daya yang dimiliki NTB dengan yang dikelilingi panorama yang indah menyebabkannya sangat cocok menjadi aero sport berkelas dunia dan berpeluang menjadi  tujuan pavorit penggemar paraglider dunia.

Wakil Gubernur NTB H. Muh. Amin,SH.,M.Si menyampaikan hal itu pada acara pembukaan Kejuaraan Paralayang International Mantar Paragliding XC Open, di Desa Mantar, Kecamatan Poto Kabupaten Sumbawa Barat.

Kejuaraan paralayang ini akan diikuti oleh 14 negara. Kegiatan ini juga akan diikuti oleh sekitar 50 pilot paralayang dari berbagai klub di Indonesia untuk kategori fun dan pemula. Sebagai kegiatan tahunan Pemerintah Provinsi NTB, kejuaraan paralayang kali ini merupakan sport tourism yang ketiga kalinya dilaksanakan.

Lebih lanjut Wagub menegaskan bahwa untuk mengenalkan keindahan dan keramah tamahan  pariwisata  NTB ke seluruh dunia, mesti dilakukan melalui berbagai event, paralayang bisa menjadi salah satunya, sekaligus juga untuk memajukan dunia paragliding Indonesia. “Jadikan pengalaman mengikuti turnamen sebagai sebuah alasan untuk memacu diri, terus berprestasi, sekaligus membangun jiwa sportivitas dalam berkompetisi,” pesan Amin saat membuka acara.

Sementara itu, Nixon Ray, Wakil Presiden Asian Continental Paragliding Association (ACPA), yang juga perwakilan dari FASI Pusat mengatakan, kegiatan ini selain akan mengangkat nama Mantar ke dunia internasional , juga  meningkatkan kualitas para pilot Paralayang Indonesia, termasuk menambah jam terbangnya.

"Spot di Mantar ini sangat bagus sekali, world class. Di Indonesia baru ada dua lokasi seperti ini, Mantar, dan satunya lagi di Palu, Provinsi Sulawesi Tengah," ujarnya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar, Esthy Reko Astuti yang juga hadir pada kesempatan ini berharap, kerja sama dengan PT AMNT ini terus berjalan dengan baik demi pengembangan sport tourism di Indonesia. "Kami berharap di dalam Mantar Paragliding XC Open ini kita bisa bersama-sama melakukan promosi. Kami juga memiliki media yang bisa dimanfaatkan untuk mengekspos program sport tourism," ujar Esthy. (CR-04) 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.