Piye

Menarik, Aturan Ini Diberlakukan Pemkab Loteng untuk Pegawai Bolos

Menarik, Aturan Ini Diberlakukan Pemkab Loteng untuk Pegawai Bolos
SuaraLombok.com | Lombok Tengah - Maraknya pegawai bolos pada hari pertama aktif membuat Pemkab Loteng memberlakukan aturan ketat.

Selain sidak langsung dilakukan oleh tim sidak dari Badan Kepegawaian dan Pendidikan (BKPP) Loteng, aturan pemotongan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) juga dilakukan.

"Kita sudah sepakat untuk meningkatkan disiplin dan etos kerja, jadi sanksi ini diberlakukan bagi yang membolos hari pertama," tegas Sekda Loteng, HM Nursiah.

Setelah mengumumkan aturan melalui apel pagi yang dirangkai acara halal bihalal sederhana, Nursiah bersama tim sidak langsung mendatangi sejumlah SKPD untuk melakukan sidak.

Baca juga :


Dari sidak yang dilakukan ke semua SKPD, tercatat dari 1761 PNS yang ada di lingkup Pemkab Loteng, sekitar 350 orang ASN yang tidak masuk hari pertama alias membolos.

"Ini sangat kurang wajar, apalagi tanpa alasan," tegas Nursiah geram.

Dari laporan sementara, alasan ratusan ASN yang membolos menurut atasan masing-masing sangat beragam. Mulai dari sakit, cuti penting karena umroh, cuti merawat keluarga yang sakit dan sebagian besar tanpa alasan.

"Kita akan BAP semua PNS malas ini, kita pastikan juga berikan sanksi itu (Pemotongan TKD sebulan-Red)," ancamnya.

Lebih jauh, Nursiah mengaku kecewa dengan sikap ASN ini. Sebab, libur sudah diberikan sangat lama oleh Pemerintah dalam rangka lebaran Idul Fitri 1438 H yang lalu.

"Kami kecewa," tandasnya. (03)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.