Piye

Ini Penyumbang Terbesar Kemiskinan Di NTB

Ini Penyumbang Terbesar Kemiskinan Di NTB
SuaraLombok.com | Mataram - Jumlah penduduk miskin di Nusa Tenggara Barat (NTB) Maret 2017 mencapai 793,78 ribu orang.

Selama periode Maret 2016-Maret 2017, secara absolut penduduk miskin di daerah perkotaan bertambah sekitar 1,82 ribu orang (dari tahun sebelumnya 385,22 ribu orang menjadi 387,04 ribu orang pada tahun 2017), sebaliknya di daerah pedesaan penduduk miskin berkurang sebanyak 12,50 ribu orang (dari 419,23 ribu orang pada tahun sebelumnya menjadi 406,73 ribu orang pada 2017).

Data tersebut di paparkan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB, Endang Tri Wahyuningsih, dikantornya.

Ia mengungkapkan bahwa peranan komoditi makanan terhadap garis kemiskinan baik di perkotaan maupun di pedesaan jauh lebih besar dibanding peranan komoditi bukan makanan yakni perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan.

“Komoditi makanan yang berpengaruh besar terhadap nilai garis kemiskinan di desa maupun kota mencapai 70 persen yakni beras, rokok filter, cabe rawit, telur ayam, mie instan, dan bawang merah,” jelasnya.

Sedangkan komoditi bukan makanan yang berpengaruh besar terhadap nilai garis kemiskinan di kota maupun di desa adalah perumahan, pendidikan, bensin dan listrik, tambahnya.

“Padahal kenaikan listrik ini tiga bulan sekali namun berpengaruh ke inflasi juga kemiskinan,”ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa jika dilihat perkembangan jumlah persentase penduduk miskin di NTB terus mengalami penurunan. Namun jika diamati setiap periode, penurunan penduduk miskin bersifat fluktuatif dan point penurunannya bervariasi. (cr-04)


Baca juga :

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.