Piye

Hadang Proyek PT Sadhana Arifnusa, Ternyata Ini Alasannya

Hadang Proyek PT Sadhana Arifnusa, Ternyata Ini Alasannya
SuaraLombok.com | Lombok Timur - Puluhan warga Sambelia bersama Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) NTB menghadang proyek PT Sadhana Arifnusa.

Sejumlah alat berat milik perusahaan yang akan membuka jalan menuju kawasan Hutan Tananam Industri (HTI) diusir paksa warga.

Aksi ini sontak membuat pekerja PT Sadhana Arifnusa mundur karena mendapatkan perlawanan dari warga Sambelia yang menolak adanya program HTI tersebut.

"Aksi ini sebagai bentuk penolakan dan protes karena jalur yang digunakan tidak masuk dalam kawasan HTI," tegas Ketua KSPN NTB, HL. Iswan Muliadi selaku koordinator aksi.

Pantauan Suara Lombok , warga dan pekerja sempat bersitegang. Beruntung, bentrok fisik tidak sampai terjadi karena aparat langsung mengamankan jalannya aksi tersebut.

"Silahkan tunjukkan buktinya jangan hanya PT Sadhana mengklaim saja, karena masyarakat sudah mengetahui batas-batas lahan HTI tersebut," tegas warga dihadapan pekerja PT Sadhana Arifnusa.

Usai aksi penghadangan dan pengusiran oleh warga, aparat kepolisian langsung mempertemukan dua belah pihak untuk melakukan mediasi.

Hasilnya, pihak pekerja PT Sadhana diminta untuk menarik alat beratnya dan tidak melakukan aktivitas lagi, guna meredam situasi agar tidak menjadi besar.

Kapolsek Sambelia, Iptu Zainuddin Basri saat dikonfirmasi menjelaskan, kejadian ini sebenarnya berawal dari kesalah-pahaman terkait lahan HTI yang dibuka oleh perusahaan. Hal ini masih terus dikaji sampai ada kepastian ke depan.

"Tapi kami tetap minta perusahaan tarik dulu alat beratnya untuk meredam aksi warga selanjutnya," ungkapnya. (07)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.