Piye

Gara-gara Minyak Tanah, Sopir Travel Ditangkap Polisi

Gara-gara Minyak Tanah, Sopir Travel Ditangkap Polisi
SuaraLombok.com | Lombok Timur - Gara-gara minyak tanah (Mitan) bersubsidi, supir mini bus travel Tiara jurusan Mataram - Sumbawa, Jum’an (43)  ditahan aparat polisi.

Jum’an yang asli warga Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa ini ditangkap setelah kedapatan menyelundupkan mitan bersubsidi dari Sumbawa ke Lombok dan mendistribusikan melalui Pasar Umum Wanasaba.

Kapolres Lotim, AKBP Wingky Adithyo Kusumo, S.I.K melalui Kasubag Humas Polres Lotim, Iptu I Made Tista menjelaskan, pelaku bersama barang bukti saat ini sudah diamankan di Mapolres Lotim.

“Kami tangkap ketika minyak tanah itu baru saja diturunkan, jadi pelaku tidak bisa berkelit,” tegasnya.

Dia mengungkap, mitan yang diselundupkan dibawa menggunakan botal air mineral ukuran 1,5 liter yang kemudian dimasukkan ke dalam kardus. Masing-masing kardus berisi sebanyak 12 botol dengan jumlah seluruhnya mencapai 35 kardus dan 420 botol.

“Kalau ditotal semuanya 630 liter,” sambungnya.

Terkait alasan pelaku berdasar hasil pemeriksaan sementara, ia membeberkan jika pelaku mengaku tergiur dengan harga mitan di Lombok yang tidak mendapat subsidi dari pemerintah. Sementara mitan di Pulau Sumbawa sendiri masih disubsidi sehingga harga di Lombok relatif lebih mahal.

“Ini yang masih kami dalami dan kami akan bekerjasama dengan Polres Sumbawa untuk mengungkap kasus ini, sebab kami yakin juga pelaku hanya pemain kecilnya saja dan punya jaringan yang lebih besar,” tandasnya. (07)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.