Piye

Gara-Gara Isu Penghapusan Pendidikan Agama, Ini Yang Terjadi Pada Madrasah

Gara-Gara Isu Penghapusan Pendidikan Agama, Ini Yang Terjadi Pada Madrasah
SuaraLombok.com | Lombok Tengah - Munculnya isu penghapusan pendidikan agama di sekolah di bawah naungan Kemendikbud ternyata berdampak signifikan bagi instansi pendidikan lainnya.

Instansi pendidikan madrasah sebagai lembaga yang tidak bernaung di bawah Kemendikbud justru mendapat berkah dari isu yang dikatakan hoax oleh pihak Dinas Pendidikan itu.

Tercatat, di sejumlah instansi madrasah di bawah naungan Kementerian Agama akhirnya mendapat jumlah siswa yang cukup membludak.

Seperti penurutan Kepala MTs Kelebuh Desa Kelebuh Kecamatan Praya Tengah Loteng, Sukana MPdI yang mengatakan kalau tahun ini jumlah siswanya meningkat drastis.

“Yang jelas jumlah siswa kami melonjak drastis, masalah karena isu itu atau tidak saya kurang tahu,” katanya.

Tahun ini, lanjut dia, jumlah peserta didik baru mencapai 127 orang, sedangkan untuk tahun lalu berkisar di bawah angka 100 orang.

“Mungkin masyarakat semakin paham kalau pendidikan agama itu penting di tengah zaman modern seperti ini,” sambungnya.

Selain itu, kolaborasi pendidikan agama dengan umum di madrasah sudah disetarakan.

Meski pendidikan agama dikuatkan, tetapi pendidikan umum tidak berarti dikesampingkan. (03)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.