Piye

Gara-gara HTI, Warga Sambelia Diusir Aparat

Gara-gara HTI, Warga Sambelia Diusir Aparat
SuaraLombok.com | Lombok Timur - Gara-gara program Hutan Tanaman Industri (HTI), aparat kepolisian bersama PT Sadhana Arifnusa mengusir warga di Kecamatan Sambelia.

Di satu sisi, banyak pihak yang menyayangkan pengusiran yang berkedok penertiban itu.

“Seharusnya ada solusinya, ini malah akan menambah keruh suasana,” tegas Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Rinjani Timur, L. Saladin dalam sosialisasi masalah hutan di Lotim, Kamis (27/7).

Memang tidak bisa ditampik jika Persoalan antara warga Sambelia dengan PT Sadhana Arifnusa terus bergulir. Apalagi, warga menolak dengan alasan program itu merugikan warga sekitar.

Salah satu cara yang tepat, lanjutnya, adalah mencarikan solusi dimana masyarakat dengan leluasa bisa memanfaatkan hutan tersebut, begitu juga PT Sadhana menjalankan program HTI sesuai ijin yang di kontonginya.

“Masyarakat hanya ingin bertahan karena melalui hutan itu mereka cari rizki untuk keluarga,” lanjutnya.

Pihaknya akan mencoba untuk mendudukkan antara perusahaan dengan warga yang menolak program HTI dengan mengundang para pemangku kebijakan yang ada di daerah ini.

“Yang kita inginkan warga tetap mengelola hutan sesuai dengan fungsinya, sedangkan investasi yang dilakukan perusahaan juga sejahtera tanpa ada yang mengganggu,” tandasnya. (07)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.