Piye

Data Ormas Radikal, Ini Temuan Bakesbangpoldagri

SuaraLombok.com | Lombok Tengah - Keluarnya Perppu Ormas membuat Pemkab Loteng mulai bekerja ekstra.

Badan Kesatuan Bangsa Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) yang membidangi masalah ini juga mulai putar otak untuk segera melakukan upaya antisipasi menyebarnya ormas yang tidak sesuai dengan Perppu yang ditelurkan pemerintah.

“Kita sudah mulai data ormas yang ada di Lombok Tengah ini, karena khawatirnya ada yang berseberangan dengan ideologi bangsa kita,” ungkap Kepala Bakesbangpoldagri Loteng, Masnun.

Apalagi, menurut informasi yang diserap, organisasi terlarang saat ini, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) sudah masuk di Loteng.

“Tapi kami belum temukan ada yang mengarah ke HTI,” sambungnya.

Meski tidak langsung mendapati ormas HTI berkembang baik melalui ormas lain maupun secara langsung, tetapi pendataan terhadap ormas ini tetap dilaksanakan.

Hal itu untuk memantau dan upaya penekanan agar faham radikal tidak menyebar di masyarakat.

“Kalau selain HTI juga kita belum dapatkan ada ormas radikal lannya,” ujarnya.

Sedikitnya ada 103 ormas yang tersebar di masyarakat. Walaupun secara data pihaknya tidak bisa memastikan apakah ormas bersangkutan masih aktif atau sudah bubar. (03)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.