Piye

Cuti Panjang, Sesaot Sesak

Cuti Panjang, Sesaot Sesak
SuaraLombok.com | Lombok Barat - Cuti panjang usai Idul Fitri kali ini membuat objek wisata alam Sesaot dan Aik Nyet tidak pernah sepi dari pengunjung.

Destinasi wisata yang menjadi salah satu kawasan Sustainable Tourism Observatorium (STO) oleh Kementerian Pariwisata ini didatangi ratusan warga setiap harinya selama libur lebaran 1438 H.

Wisata alam andalan Lombok Barat ini memang memanjakan pengunjung dengan caranya sendiri. Misalnya, pengunjung dimanjakan dengan panorama alam yang indah, udara sejuk serta pengunjung bisa menikmati dinginnya air yang bersumber dari mata air alami di sekitar lokasi.

Apalagi, suasana liburan menjadi semakin lengkap dengan suguhan kuliner khas Lombok Barat seperti Sate Bulayak.

Kondisi yang semula dingin seketika menjadi hangat saat menyantap daging sate bulayak dengan bumbu khas yang sedikit pedas.

Tidak hanya pengunjung yang menikmati Sesaot dan Aik Nyet dengan keindahan alamnya. Para pedagang kuliner yang menjajakan dagangannya di sekitar lokasi juga ketiban rejeki nomplok.

Misalnya Tina, salah satu pedagang sate bulayak yang ditemui SuaraLombok.com yang mengaku keuntungan berjualan pada libur lebaran kali ini lebih besar dibanding tahun sebelumnya.

Tahun ini, omset yang diperolehnya cukup besar, mencapai rata-rata Rp. 600 ribu tiap harinya, sementara di hari biasa ia hanya bisa meraup keuntungan mencapai Rp. 150 ribu sampai Rp. 200 ribu saja.

“Tahun ini untung besar, sudah lima hari jualan, paling sedikit Rp. 500 ribu saya dapat, rata-rata Rp. 600 ribu sampai Rp. 650 ribu,” syukurnya. (05)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.