Piye

Bolos Kerja Hari Pertama Tunjangan PNS Lotim Bakal Dipotong

Bolos Kerja Hari Pertama Tunjangan PNS Lotim Bakal Dipotong
SuaraLombok.com | Lombok Timur - Tindakan tegas bakal diterapkan kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur yang bolos masuk kerja di hari pertama pasca Lebaran 1438 H. Sanksi tersebut berupa pemotongan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) selama satu bulan.

Demikian ditegaskan Kepala Bagian Organisasi Setdakab Lotim, Irpan Widiatma kepada Suara Lombok. "PNS tambah libur maka TKD akan dipotong satu bulan sebagaimana kebijakan Bupati Lotim," tegasnya.

Irfan menegaskan kriteria PNS yang nambah libur tentunya mereka yang tidak masuk pada hari pertama setelah libur dan cuti lebaran, tanpa adanya pemberitahuan kepada pimpinan. Sementara bagi PNS yang tidak masuk namun ada surat ijin dan keterangan sakit tentunya masih ada tolerasi, karena ada permakluman yang diberikan sebelumnya. Akan tapi yang jelas sampai saat ini masih belum diketahui berapa jumlah PNS yang nambah libur tanpa keterangan, ijin dan sakit masih dilakukan perekapan.

"Kalau dilihat dari kehadiran saat apel bulan yang dirangkaikan dengan halal bihalalan kemungkinan kecil PNS tidak ada yang menambah libur, namun akan dibuktikan dengan absensi masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sudah masuk," ujar Irpan Widiatma.

Baca juga :
Gubernur Ajak ASN Implementasikan Hakekat Al-faidzin
Menarik Aturan Ini Diberlakukan Pemkab Loteng Untuk Pegawai Bolos

Sementara ditempat terpisah Kepala Bidang Penegakan Disiplin  Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Lotim, Zarkasi saat dikonfirmasi menegaskan pihaknya belum bisa memberikan data mengenai jumlah PNS yang menambah libur. 

Karena akan dilakukan pemeriksaan terhadap absesnsi masing-masing OPD, sehingga akan terlihat prosentasi kehadiran bagi PNS yang ada, begitu juga mengenai masalah sidak pihaknya belum ada perintah dari pimpinan.

"Yang jelas kalau melanggar aturan yang sudah ditetapkan pimpinan, maka sudah barang tentu PNS yang menambah libur akan diberikan sanksi sesuai aturan kepegawaian yang ada," tegasnya. (07).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.