Piye

Air PDAM Limit, Warga Mataram Menjerit

Air PDAM Limit, Warga Mataram Menjerit
SuaraLombok.com | Mataram - Sejumlah warga Dasan Agung kota Mataram mengeluhkan kinerja PDAM Giri Menang. Warga mengeluh lantaran air PDAM ke daerah ini tidak mengalir setiap waktu.

Warga setempat berinisial S mengakui bahwa air PDAM tidak mengalir mulai pagi hingga siang. Parahnya lagi, kejadian ini sudah berulang hingga sebulan belakangan. Ia sekeluarga harus rela menampung air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari - hari.

"Iya kalau pagi sampai siang ndak ada air (tidak mengalir-red), mulai sebelum puasa," ungkapnya di Mataram pada Senin (10/7).

Hal senada juga disampaikan warga setempat berinisial I dan Y. Sebagai ibu rumah tangga, mereka berdua mengaku kesulitan jika hendak mencuci baju dan memasak. Sehingga untuk menghemat pemakaian air, mereka harus rela menuju sungai Jangkuk untuk mandi atau mencuci baju.

"Gimana mau nyuci mau masak, kalau air tidak ada, ada sih sungai di belakang," ujar mereka kesal.

Ia berharap limitnya air bersih pada jam tertentu di wilayah Dasan Agung tersebut bisa cepat teratasi. Sebagai pelanggan PDAM, mereka dan warga sekitar tidak ingin aliran air bersih yang menjadi kebutuhan penting menjadi limit.

"Kalau bisa kan air PDAM bisa hidup terus, kita kan bayar setiap bulan," katanya.

Sementara itu saat hendak dikonfirmasi ke pihak PDAM Giri Menang, satpam setempat melarang wartawan Suara Lombok untuk masuk ketemu pimpinan. Satpam beralasan siapapun wartawan yang mau konfirmasi, prosedurnya itu harus mengajukan surat lebih dahulu.

"Jika mau wawancara itu janjian dulu mas, masukkan surat sebelumnya," katanya. (09)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.