Piye

Ahyar Abduh Lantik Pengurus MUI Kecamatan

Ahyar Abduh Lantik Pengurus MUI Kecamatan
SuaraLombok.com | Mataram - Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh melantik 120 orang pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan se-Kota Mataram.

Pelantikan pengurus masa bakti 2017-2021 ini dilaksanakan di Aula Pendopo Wali Kota Mataram pada Rabu (12/07/17).

Kegiatan ini sendiri langsung disaksikan Ketua MUI Kota Mataram H Muchtar bersama dengan segenap anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Mataram, serta segenap jajaran pimpinan OPD lingkup Kota Mataram, Camat, Lurah, Toga, dan Toma se-Kota Mataram.

Dalam sambutannya, Ahyar Abduh mengatakan, Pemkot Mataram sangat memberi perhatian dan dukungan pada keberadaan MUI secara kelembagaan.

Posisi strategis dan pentingnya keberadaan ulama ditengah heterogenitas yang ada di Kota Mataram menjadi salah satu alasan dukungan itu diberikan penuh oleh Pemkot.

Dia bersyukur dan bangga karena masyarakat Kota Mataram memiliki angka toleransi yang cukup tinggi dan tetap dapat menjaga suasana kebersamaan meski tergolong sangat heterogen.

“Itu menjadi modal kita dalam pembangunan,” ujarnya.

Diakui, masih banyak persoalan di Mataram yang harus mendapat perhatian dan tidak mungkin diatasi hanya oleh pemerintah saja.

Disinilah harapan besar pemerintah terhadap MUI sebagai lembaga tempat berkumpulnya para ulama untuk terus memberikan pencerahan, nasehat, dan pembinaan terhadap masyarakat.

Karena itu Ahyar Abduh berpesan kepada para pengurus yang baru dilantik untuk segera menyusun program-program kerja bersama dengan tokoh-tokoh agama lain.

“Kita terus bersama untuk memberi kontribusi terbaik kita bagi Kota Mataram,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua MUI Kota Mataram H Muchtar mengatakan,  pelantikan pengurus baru MUI Kecamatan se-Kota Mataram diharapkannya dapat membantu pemerintah untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang terjadi di tingkat kecamatan.

Terkait dengan potensi terjadinya benturan baik internal maupun antar umat beragama, MUI Kota Mataram juga telah berupaya untuk meminimalisir dengan mengadakan Safari Jumat Keliling ke masjid-masjid yang ada di Kota Mataram untuk mengatasi perbedaan-perbedaan paham di kalangan masyarakat.

“Semoga tidak terjadi lagi benturan baik internal maupun antar umat beragama, karena kita di Indonesia dipersatukan dengan Pancasila,” harapnya. (03/Hms)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.