Piye

Terkendala Anggaran, LTSP Terancam Tidak Terlaksana

Terkendala Anggaran, LTSP Terancam Tidak Terlaksana
SuaraLombok.com | Lombok Tengah - Gara-gara terkendala anggaran, Lembaga Pelayanan Terpadu Satu Pintu (LTSP) untuk TKI di Loteng terancam tidak terlaksana sesuai rencana.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Loteng, H Masrun mengatakan, LTSP masih membutuhkan anggaran mencapai Rp. 1,050 Miliar baru bisa terlaksana.

Dikatakan, anggaran sebesar itu dibutuhkan untuk membangun gedung pelayanan satu pintu yang akan diisi oleh Disdukcapil, Disnaker, Imigrasi, Kesehatan, Kepolisian dan asuransi.

“Sementara saat ini, kita tidak punya anggaran itu, apalagi kita OPD (Organisasi Perangkat Daerah-Red) baru,” keluhnya.

Belum lagi untuk renovasi ruangan PAP (Pembekalan Akhir Pemberangkatan) untuk TKI membutuhkan dana yang cukup besar mencapai  sekitar Rp. 700 juta.

Selain untuk pembangunan gedung, yang masih menjadi kendala saat ini adalah sulitnya mendapat akses kenaikan daya dari PLN. PLN sendiri kemungkinan enggan memberikan kesempatan bagi Pemkab untuk menaikan daya seperti yang dibutuhkan sebelum uang sebesar Rp. 25 juta terbayarkan.

“Nanti kalau yang itu pak Sekda yang bicarakan sama PLN, mudah-mudahan pihak mereka mau,” sambungnya.

Saat ini, pihaknya hanya baru memenuhi salah satu syarat pembentukan LTSP ini yaitu pengadaan jaringan internet sebesar 10 MP/s. Untuk internet ini sendiri, Disnakertrans harus membayar sebesar Rp. 27 juta per bulan meskipun LTSP belum beroperasi.

“Ini salah satu syaratnya, kita tidak mau nanti ada alasan tentang internet yang belum ada sehingga tidak bisa dimulai ini,” tukasnya. (03)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.