Piye

Pemkab Lobar Bolehkan Randis Dipakai Mudik

Pemkab Lobar Bolehkan Randis Dipakai Mudik
SuaraLombok.com | Lombok Barat - Pemkab Lobar ternyata membolehkan kendaraan dinas (Randis) dipakai mudik oleh pegawai.

Sekda Lobar, HM Taufik mengatakan, keputusan membolehkan pegawai menggunakan randis untuk mudik karena hingga kini belum ada surat tertulis dari Kemen PAN-RB terkait larangan ini.

“Tidak ada larangan resminya, jadi kami juga tidak mempermasalahkan jika randis itu dipakai mudik,” ungkap Taufik.

Jumlah randis di Lobar sebanyak 52 kendaraan. Belum termasuk kendaraan roda empat dan roda dua yang digunakan pejabat eselon III di lingkup Pemkab Lobar.

Dari seluruh randis, kemungkinan tidak semua digunakan untuk mudik ke luar daerah Lobar. Kalaupun ada, sambung dia, jarak tempuh antara Lobar dengan kampung halaman pejabat yang akan menggunakan tidak terlalu jauh mengingat Pulau Lombok tergolong pulau kecil.

“Tahun-tahun sebelumnya juga tidak jadi masalah,” celetuknya.

Lebih jauh dijelaskan, jika randis dipakai mudik oleh pejabat, maka semua tanggungan seperti BBM, oli, dan biaya perawatan ditanggung sepenuhnya oleh pejabat bersangkutan.

Selain itu, masing-masing pejabat yang akan menggunakan randis untuk mudik juga harus bertanggung jawab terhadap randis bersangkutan. Termasuk jika nantinya ada kerusakan pada randis, maka harus diperbaiki dengan dana pribadi pejabat itu sendiri.

“Kalau biasanya kan ditanggung, tapi kalau dipakai mudik tidak bisa sperti itu,” sambungnya. (05)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.