Piye

Paket Telat, Dinsos Diam, PPK dan Pengawas Mengeluh

Paket Telat, Dinsos Diam, PPK dan Pengawas Mengeluh
SuaraLombok.com | Lombok Timur - Persoalan keterlambatan pendistribusian paket sandang pangan terus bergulir.

Parahnya, Dinas Sosial Kabupaten Lombok Timur terkesan diam saja dan cuci tangan terhadap persoalan paket sandang pangan yang masih bermasalah saat ini.

Pasalnya, selama ini, sejumlah persoalan diserahkan seluruhnya ke Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Panitia Pengawas Barang.

“Untuk masalah ini, saya tidak berhak ngomong karena yang diserahkan untuk ngomong PPK dan pengawas barang,” ujar Kepala Dinsos Lotim, HR Mulyanto Tejokusumo singkat.

Sementara PPK Paket Sandang Pangan, Ibrahim saat dikonfirmasi irit bicara terkait persoalan ini.

Ia hanya mengatakan, pihaknya sudah melakukan penekanan kepada kontraktor pemenang tander CV Era Nusa Insani agar mempercepat pengiriman barang  untuk kemudian dilakukan packing.

“Realitanya masih ada paket yang kurang dan belum lengkap, kami jadi pusing juga sama perusahaan ini,” keluh Ibrahim.

Sementara panitia pengawas barang, Sapri enggan memberikan komentar mengenai masalah paket sandang pangan yang saat belum dibagikan kepada sekitar 80 ribu masyarakat kurang mampu sebagaimana yang perintah Bupati Lotim, HM. Ali BD.

Komentar yang dia berikan tidak jauh berbeda dari PPK. Ia mengaku tidak bisa berbuat banyak karena keterlambatan ini berada pada keterlambatan pengiriman yang dilakukan perusahaan pemenang tender.

“Kalau mereka (perusahaan-Red) cepat kirim barangnya, masa kami tidak bekerja. Kami juga tidak mau dikatakan tidak becus seperti ini,” kesalnya. (07)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.