Piye

Libur Lebaran, Gitanada Sesak

Libur Lebaran, Gitanada Sesak
SuaraLombok.com | Lombok Barat - Tiga gili destinasi wisata terbaik di Lombok Barat, Gili Tangkong, Nanggu dan Sudak atau yang dikenal dengan sebutan “Gitanada” dipenuhi pengunjung pada libur lebaran kali ini.

Pantauan Suara Lombok , objek wisata yang berada di bagian Selatan Lobar ini didatangi pengunjung sejak H+1 Idul Fitri hingga saat ini dengan berbagai kegiatan, seperti snorkling, berfoto atau hanya duduk berkumpul dengan teman dan keluarga.

Edi selaku pengelola Gili Nanggu mengaku yang ditemui Suara Lombok mengaku pengunjung per hari sejak H+1 meningkat dari hari biasanya hingga 400 persen.

“Kalau hari biasa paling hanya 100 pengunjung per hari, kalau sekarang sampai 500 orang per hari, bahkan lebih dari itu,” ungkapnya.

Hal ini memberi berkah tersendiri bagi pengelola karena pihaknya menarik retribusi Rp. 5 ribu per pengunjung dewasa sebagai biaya kebersihan.

“Itu sebagai biaya kebersihan dan lainnya,” sambung Edi.

Berbicara Gitanda secara umum, menurut pengamatan sejumlah pengunjung yang ditemui mengakui keindahan pulau-pulau kecil ini. Keindahan pantai yang masih tergolong alami dengan air laut yang jernih menjadi daya tarik tersendiri.

“Terumbu karangnya terlihat bagus waluapun tidak terlalu banyak, di sini pilihan tepat untuk bersnorkling,” ungkap salah satu pengunjung bernama Riadi dari Lotim yang datang jauh-jauh ke tempat ini.

Hanya saja, nama Gitanda sendiri belum setenar Gili Meno, Gili Air dan Gili Trawangan yang namanya sudah mendunia. Saat ini Gitanda masih didominasi turis lokal saja.

Hal ini membuat sejumlah pihak miris padahal keindahan Gitanda tidak kalah jauh dari gili lainnya yang sudah menjadi objek wisata terkenal. Termasuk Darto, salah satu guide asal Jawa yang mengaku pernah membawa turis mancanegara dan luar daerah ke tempat ini sejak tahun 1988 lalu.

“Sepertinya ini bisa menjadi perhatian pemerintah juga,” ujar Darto.

Gitanda sendiri bisa ditempuh melalui beberapa dermaga, diantaranya dermaga Tawun, Tanjung Nyet dan Pantai Cemare. Masing-masing armada menyediakan para “boat man” dengan beraneka ragam kecepatan mulai dari boat 18PK hingga 30PK. Harganya pun bervariasi tergantung jarak armada. (05)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.