Piye

H+2 Lebaran, Pasar Kebon Roek Terlihat Sepi

H+2 Lebaran, Pasar Kebon Roek Terlihat Sepi
SuaraLombok.com | Mataram - Memasuki hari kedua Hari Raya Idul Fitri 1438 H, aktivitas jual beli di pasar Kebon Roek kota Mataram masih terlihat sepi. Meskipun ada aktivitas jual beli, namun tidak seramai dengan hari-hari sebelumnya.

Berdasarkan pantauan Suara Lombok , aktivitas di salah satu pasar induk di Kota Mataram ini memang terlihat masih sepi. Jika biasanya pasar terlihat sangat padat aktivitas, hari ini hanya satu dua pembeli yang melakukan jual beli dalam lima belas menit.

Menurut salah seorang pedagang di pasar Kebon Roek Laeli Damayanti, sepinya pengunjung karena masih dalam suasana lebaran. Meski demikian, ia mengaku masih ada saja pelanggan yang datang untuk membeli kebutuhan sembako.

"Masih lebaran mas jadi beginilah (terlihat sepi-red), alhamdulillah ada saja yang beli," ujarnya saat ditanya kondisi pasar pada momen kedua lebaran, Senin (26/6).

Pada lebaran kali ini, ia mengatakan harga sembako relatif mengalami peningkatan. Dicontohkan untuk harga bawang merah itu harga jualnya bisa mencapai Rp. 38.000 perkilo. Untuk menjaga agar pelanggan tidak lari, ia mengaku menaikkan harga tidak terlalu tinggi. "Naik sih tapi wajar, kalo mahal-mahal nanti pembeli lari," ujarnya.

Kenaikan sembako juga diaminkan pedagang daging sapi setempat bernama H. Harjanah. Ia mengaku harga daging sapi super bisa mencapai Rp. 130.000 perkilo. Ia menduga, naiknya harga daging sapi ini akan terus bertengger di kisaran tersebut hingga usai lebaran ketupat nanti. "Yang super 130.000 perkilo, mungkin sampai lebaran ketupat," katanya. (09)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.