Piye

Gara-Gara Status, Pemanfaatan PPN Awang Molor Lagi

Gara-Gara Status, Pemanfaatan PPN Awang Molor Lagi
SuaraLombok.com | Lombok Tengah - Pemanfaatan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Awang kembali molor. Kali ini bukan karena belum rampung sepenuhnya, melainkan karena perubahan status dan nama yang dilakukan Pemerintah Pusat.

“Tadinya kita target operasi tahun ini, tapi sekarang karena ganti status jadi targetnya operasi tahun 2019,” terang Kadislutkan Loteng, M. Kamrin.

Dijelaskan, karena perubahan status dari PPN menjadi Pelabuhan Perikanan Samudra (PPS), maka skala pelayanan ikut berubah. “Awalnya hanya untuk nasional, sekarang jadi internasional,” sambungnya menjelaskan.

Selain itu, beberapa fasilitas di sekitar pelabuhan akan ikut berubah. Disesuaikan dengan skala pelayanan pelabuhan sendiri. Termasuk penambahan area yang menjadi hal paling krusial pada sebuah pelabuhan. “Untuk area, rencananya pemerintah akan tambah 6 hektare,” terangnya.

Menurutnya, tambahan waktu saat ini untuk melengkapi segala jenis fasilitas, termasuk pabrik es agar bisa memproduksi es balok seperti yang dibutuhkan dan pembenahan unit pengisian bahan bakar yang masih belum beroperasi. “Memang harus persiapan matang, jadi kita akan manfaatkan waktu sampai tahun 2019 mendatang untuk berbenah,” tandasnya. (03)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.