Piye

Dianggap Merosot, Pendidikan Moral Anak Perlu Peran Orangtua

Dianggap Merosot, Pendidikan Moral Anak Perlu Peran Orangtua
SuaraLombok.com | Mataram - Maraknya kasus kriminalitas yang melibatkan pelajar membuat pihak Dinas Pendidikan miris. Moralitas pelajar dianggap relatif mengalami kemerosotan. Meskipun tidak bisa di genaralisir, masih juga ditemukan terjerat kasus kriminal.

"Secara garis besar bisa dibilang iya," ungkap Kabid Dikdas Dikpora Kota Mataram, Lalu Muhammad Sidik di Mataram pada Senin (19/6).

Ia menilai, merosotnya moralitas generasi muda itu karena banyak faktor. Diantaranya karena faktor ekonomi dan salah pergaulan. "Anak main play station tak tahu waktu, sampai ada di berita karena kena kasus narkoba," sesalnya.   

Selama ini, lingkungan sekolah sudah mendidik siswa sesuai kurikulum yang ditetapkan oleh pemerintah dalam membentuk moral. Dengan menanamkan Pancasila, UUD 45, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI untuk diterapkan. "Ini (pendidikan moral - red) sudah lama diterapkan, seperti upacara bendera dan kegiatan imtaq itu kan bentuk-bentuk pengamalan Pancasila," ujarnya.

Walaupun telah dajarkan di sekolah, namun orang tua juga diharapkan lebih berperan aktif dalam mendidik dan melakukan pengawasan terhadap anak, sehingga tidak terjerumus ke pergaulan yang salah."Perlu sinergitas orang tua dalam mendidik anak, karena waktu di sekolah itu terbatas," ungkapnya.

Dirinya menegaskan jika sekolah dan wali murid sudah saling bersinergi dalam mendidik anak, maka mutu kualitas pendidikan bisa lebih baik. (09)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.