Piye

Camat Ngaku Tandatangani Sporadik Karena Instruksi Bupati

Camat Ngaku Tandatangani Sporadik Karena Instruksi Bupati
SuaraLombok.com | Lombok Timur - Camat Labuhan Haji, Rusno mengaku jika ia menandatangani sporadik pembuatan sertifikat lahan pembangunan Rumah Sakit Islam Kita (RSIK) Labuhan Haji karena perintah Bupati Lotim.

“Mau bagaimana lagi ya terpaksa saya tandatangani. Pak Bupati selaku atasan saya yang memerintahkan, saya harus ikuti,” ungkap Rusno kepada wartawan di Selong.

Dijelaskan, yang datang langsung membawa berkas sporadik untuk ditandatangan adalah Ketua Bazda Lotim, H. Rawitah dengan mengaku  diperintahkan Bupati Lotim.

“Saya tidak berani menolak, selain saya yang tandatangan sporadik juga Kadus Paok Pampang,” bebernya lagi.

Sebenarnya, yang seharusnya ikut menandatangani sporadik adalah Kades Labuhan Haji sesuai dengan aturan yang ada. Tetapi yang bersangkutan tidak mau menandatangani karena berbagai alasan.

“Karena kades tidak mau tandatangani ya saya yang selesaikan semuannya, karena didalamnya juga ada wewenang Camat untuk melakukan itu,” sambung Rusno.

Sementara mengenai sporadik yang ditandatangani, apakah atas nama Pemkab Lotim atau yayasan Rumah Sakit Islam Kita (RSIK), Camat Rusno mengatakan kalau sporadik itu atas nama yayasan untuk dibuatkan sertifikat.

“Kalau gak salah atas nama yayasan RSIK, tapi coba saya kroscek lagi biar gak salah,” ujarnya.

Terpisah Kades Labuhan Haji, Saprudin menegaskan dirinya tidak akan pernah melakukan penandatangan sporadik lahan milik koperasi Labuhan Haji yang dijadikan sebagai lokasi pembangunan RSIK Labuhan Haji tersebut. Meski telah beberapa kali orang suruhan Bupati Lotim datang meminta tandatangannya, tapi dia mengaku tetap melakukan penolakan.

“Saya menolak karena atasnama yayasan RSIK Labuhan Haji, bukan Pemkab Lotim,” tegasnya.

Lebih parah lagi, setelah ditelusuri, pembangunan RSIK Labuhan Haji tidak mmeiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) sebagaimana bangunan yang lainnya. Hal itu bisa dipastikan karena IMB baru bisa didapatkan setelah mendapat rekomendasi dari dirinya selaku Kades.

“Pembangunan RSIK itu saya anggap pembangunan gelap, karena tidak ada IMB-nya,” ucapnya. (07)


Baca juga :

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.