Piye

Warga Geram Pelindo III Masih Ogah Bayar Tanah

Warga Geram Pelindo III Masih Ogah Bayar Tanah
SuaraLombok.com | Lombok Barat - Warga Teluk Waru semakin geram terhadap PT. Pelindo III. Pasalnya, pekerjaan pembangunan pelabuhan Peti kemas Gili Mas terus saja berlanjut tetapi perusahaan belum mau membayar tanah warga.

"Ini selesaikan dulu, baru lanjutkan pekerjaan, kok malah semakin tidak anggap kami ada sebagai pemilik lahan ini," geram H. Sahdan selaku salah satu yang mengaku sebagai pemilik lahan.

Dia memastikan jika sejumlah bukti terkait kepemilikan lahan sudah di tangan warga dan tidak bisa terbantahkan. Apalagi, tanah ini merupakan tanah warisan turun-temurun yang tidak pernah dijual oleh siapapun kepada pihak manapun. Beberapa bukti yang dikantongi ahli waris berupa surat kepemilikan dan silsilah tanah warisan yang bisa dipertanggungjawabkan di hadapan hukum.

"Kita sudah pertemuan sekian kali, mediasi sering tapi sepertinya tidak ada itikad baik dari perusahaan ini," tambahnya masih dengan nada geram.

Terkait masalah ini, pada dasarnya pihak warga termasuk tokoh adat dan tokoh masyarakat merasa keberatan dengan aktivitas di kawasan ini. Hanya saja untuk mendukung pembangunan yang dicanangkan pemerintah, masyarakat akhirnya hanya menginginkan agar Pelindo membayar tanah warga dengan harga yang sesuai.

"Segala administrasinya sudah lengkap, apa lagi? Sebenarnya Pelindo tinggal bayar tanah kami dengan segera maka selesai persoalan," cetusnya.

Sementara itu, manajer Pelindo III, Baharuddin menegaskan akan tetap melaksanakan proyek ini sampai ada keputusan final.

"Akan tetap kami laksanakan dan kami akan koordinasi dengan pihak keamanan," tegasnya.

Sementara sampai ada keputusan final, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Pertanahan dan pihak terkait lainnya agar segera menyelesaikan persoalan ini. Meski begitu, ia belum mau memastikan apakah Pelindo III akan membayar tanah warga atau tidak.

"Kita tunggu dulu," singkatnya. (04)

Baca juga :

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.