Piye

Wagub Resmikan Terminal Aspal Curah

Wagub Resmikan Terminal Aspal Curah
SuaraLombok.com | Lombok Utara - Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, SH., M.Si, meresmikan beroperasinya Terminal Aspal Curah di Labuhan Carik, Kabupaten Lombok Utara, Senin, (22/5). Dengan beroperasinya terminal aspal curah itu, diharapkan akan mendukung pesatnya laju pertumbuhan ekonomi NTB. Sekaligus mempermudah para kontraktor khususnya bidang infrastruktur jalan mendapatkan material aspal. Terminal Aspal Curah ini, akan mampu memasok aspal yang bisa langsung pakai.

Hal itu dikatakan Direktur PT. Bumi Sarana Utama, H. Burhanudin, ST., MM, sebagai perusahaan pertama yang membangun Terminal Aspal Curah  di NTB. Pembangunan Terminal Aspal Curah di NTB merupakan yang ke 13 setelah Sulawesi, Kalimantan dan Papua. Hal tersebut menurutnya adalah bentuk komitmen untuk mendukung kemajuan NTB.

Ia menjelaskan, dengan kapasitas daya tampung terminal carik di KLU sebesar 500 Matrik, proses pembangunannya sangat cepat, dengan masa pengerjaan 8 bulan dan total anggaran sebesar Rp.30 Milyar. “Saya sangat bangga dengan dukungan masyarakat di Lombok Utara sehingga berjalan lancar dan sukses,” tuturnya. Perusahaan ini hampir 100 persen memanfaatkan tenaga kerjanya lokal, terang  Burhan.

Di tempat yang sama Direktur Utama Kalla Group Dra. Fatimah Kalla, mengatakan Provinsi NTB kini telah mampu bersaing dengan daerah-daerah lain di Indonesia. Pertumbuhan Ekonominya terbaik kedua di Indonesia, Infrastruktur jalannya bagus dan pembangunan pariwisatanya yang semakin pesat. “Itulah menjadi dasar utama pertimbangan kami membangun Terminal Aspal Curah di NTB ini. Kami hadir untuk mendukung pembangunan investasi di NTB, terutama infrastruktur jalan”, ujarnya dalam sambutan singkatnya.

Wagub berharap, dengan kehadiran Terminal Aspal Curah di NTB ini, akan menjadi salah satu pendukung utama dalam memajukan investasi di NTB, terlebih terhadap rencana pembangunan Global Hub yang telah mendapatkan lampau hijau dari pemerintah pusat. “Saya yakin jika investasi di NTB ini tinggi, maka akan berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja. Dengan demikian makan angka pengangguran akan dapat kita tekan terus, maka tarap kesejahteraan masyarakat kita akan semakin meningkat”, ujarnya.

Selain berinvestasi di Terminal Curah, Pemerintah Daerah juga mengundang perusahaan Kalla Group untuk berinvestasi di sektor lain. “Saat ini kami memberikan kemudahan bagi para investor yang ingin berinvestasi di NTB, mulai dari kemudahan mengurus perizinan dan biaya investasi yang murah”, tuturnya. (02/hms)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.