Piye

Wabup Miris Guru Mulai Tidak Dihargai

Wabup Miris Guru Mulai Tidak Dihargai
SuaraLombok.com | Lombok Tengah - Wabup Loteng, Lalu Pathul Bahri mengaku miris dengan fenomena hilangnya penghargaan terhadap guru saat ini.

"Saya sedih kalau ada yang berlaku seolah-olah tidak menghargai guru, baik itu siswa  maupun wali siswa itu sendiri," ungkap Pathul di hadapan sejumlah dewan pendidikan pada kegiatan rapat koordinasi dewan pendidikan kabupaten/kota, koornas dan unsur kementrian agama kabupaten/kota se-Provinsi NTB di Kabupaten Lombok Tengah.

Dia mengatakan, sejumlah kasus yang membelit guru selama ini, mulai dari dugaan tindak kekerasan terhadap siswa hingga kasus lainnya yang membawa guru ke ranah hukum merupakan cerminan penghargaan ke guru yang mulai memudar.

Padahal, lanjut dia, jasa guru bagi perkembangan, pembangunan dan kemajuan suatu bangsa tidak bisa dilepaskan begitu saja.

"Ini yang kami pesankan kepada semua guru dan dewan pendidikan pada khususnya agar tetap mengabdi walaupun banyak rintangan dan cobaan untuk masa sekarang ini," tukasnya.

Degradasi moral akan bisa teratasi dengan sebuah ketulusan guru dalam mendidik generasi penerus bangsa ini.

"Minimal, guru mengajak siswa kita berdoa dan membaca surat Alfatihah bagi kedua orang tua dan gurunya sebelum memulai pelajaran, dan itu akan memberikan efek luar biasa bagi siswa," tandasnya. (09)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.