Piye

TKI Taiwan Diciduk TNI Karena Jaket PKI

TKI Taiwan Diciduk TNI Karena Jaket PKI
SuaraLombok.com | Lombok Tengah - Gara gara mengenakan  Jaket bergambar palu arit yang identik dengan lambang partai terlarang di Indonesia  (PKI-Red), seorang TKW yang bekerja di Tawan asal Sumbawa diamankan aparat TNI saat keluar dari Bandara Lombok International Airport.

"Anggota kami amankan salah satu TKW yang bekerja di Taiwan karena gunakan jaket berlambang palu arit saat menaiki bis damri menuju Mataram," ungkap Dandim 1620/WB, Lektol Inf. Is Abul Rasi.

Dari hasil interogasi, TKW Taiwan berinisial DSD ini tidak memahami arti dari lambang terlarang itu dan hanya mengikuti mode. "Dia mengaku membeli jaket itu di Taiwan melalui media online semacam facebook," bebernya.

DSD sendiri diketahui baru pulang dari Taiwan untuk cuti puasa di kampung halamanya di Sumbawa hingga dua bulan kedepan. Pemakaian jaket sendiri dilakukan DSD di dalam pesawat dari Jakarta menuju Lombok. "Jadi memang lolos di bandara sebelumnya karena menggunakan jaket itu setelah di dalam pesawat," jelasnya.

Untuk penanganan lebih lanjut, DSD sendiri saat ini telah diserahkan ke Polres Loteng melalui Kepala PosPol KP3 LIA untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Lebih jauh Dandim mengungkapkan keprihatinannya dan menyayangkan adanya generasi muda yang tidak memahami lambang PKI yang telah menoreh tinta hitam dalam sejarah kelam di Indonesia.

"Barangkali ini karena generasi kita sekarang tidak dibekali dengan pelajaran tentang hal semacam ini. Kan bisa kita lihat, yang gunakan jaket itu masih sangat muda, kelahiran '91 dan dia tidak tahu kalau itu lambang dari ajaraan terlarang di negara kita, ya miris lah," kesalnya.

Ia berharap, kedepannya tidak ada lagi masyarakat yang menggunakan atribut semacam itu, terlebih mengikuti ideologi PKI. "Jangan ada lagi lah, kita ini kan negara yang berlandaskan Pancasila, bukan komunisme," tandasnya. (09)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.