Piye

Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat, Sejumlah Maksapai Bakal Delay

Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat, Sejumlah Maksapai Bakal Delay
SuaraLombok.com | Lombok Tengah - Keadaan genting di Lombok Internasional Airport (LIA) dijadwalkan berada dalam keadaan genting pada tanggal 18 Mei mendatang. Dimana pelatihan Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat, yang sangat penting untuk kepentingan bersama, sehingga sejumlah maskapai bakal delay.

"Akan ada simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat nanti dan akan berimbas pada beberapa penerbangan," ungkap GM PT. AP I cabang LIA, I Gusti Ngurah Ardita pada sejumlah awak media, Ahad (14/5).

Ardita mengatakan, pelatihan yang dilaksanakan rutin setiap 2 tahun sekali itu akan memberikan 3 jenis pelatihan kepada seluruh pengelola bandara. Disamping itu, selain bagi pengelola bandara, pelatihan juga akan diberikan kepada seluruh pihak terkait, termasuk Pemkab Loteng dan jajaran lainnya.

"Pastinya akan berdampak kepada sejumlah penerbangan," sambungnya.

Dijelaskan, sejumlah maskapai yang akan delay pada 18 Mei itu antara lain, Garuda GA 7034 tujuan Sumbawa, Citilink QZ 167  tujuan Jakarta, Wings Air IW 1853 tujuan Denpasar, Batik Air ID 6957 tujuan Jakarta, Garuda GA 433 tujuan Jakarta dan Lion Air JT 841 dari Ujung Pandang.

"Kami sudah terbitkan Notamp selama 1 jam mulai jam 10 hingga 11 (Wita)," jelasnya.

Karena delay beberapa pesawat ini, otoritas bandara berharap agar penumpang pada hari dan jam bersangkutan dengan menggunakan pesawat yang sudah dijadwalkan delay agar menjadwal ulang keberangkatannya.

"Jadwal ini sudah tidak bisa diubah lagi, sehingga kami permaklumkan kepada penumpang agar menjadwal ulang kalau memang keberangkatannya tidak bisa ditunda." Pungkasnya.  (09)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.