Piye

Sikapi Pilkada Lotim Tiga Parpol Bentuk Koalisi Poros Tengah

Sikapi Pilkada Lotim Tiga Parpol Bentuk Koalisi Poros Tengah
SuaraLombok.com | Lombok Timur - Semakin dekatnya agenda pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Lombok Timur terus disikapi penguatan diberbagai lini oleh parpol pendukung calon. Untuk meningkatkan nilai tawar tiga Partai Politik (Parpol) di Kabupaten Lombok Timur sepakat membentuk koalisi penyeimbang atau poros tengah. Tiga parpol tersebut adalah  Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

Ketiga parpol yang mengusung poros tengah tersebut tercatat memiliki 7 kursi di DPR Lotim, yakni PPP sebanyak tiga kursi, Nasdem sebanyak 3 Kursi dan PKPI sebanyak satu kursi. Terbentuknya koalisi ini tentunya akan menjadi alternatif dari para kandidat Cabup Lotim untuk mencari kendaraan politik yang digunakan dalam Pilkada Lotim tahun 2018.

Ketua DPC PPP Lotim kubu Romahurmuzy, H.Muzani Umar mengatakan memang saat ini pihaknya bersama dua parpol lainnya yakni Nasdem dan PKPI sedang menjalin komunikasi untuk membicarakan pembentukan koalisi penyeimbang atau poros tengah.

"Kami merespon baik pembentukan koalisi penyeimbang tersebut, karena akan menjadi salah satu pilihan nantinya," tegas Muzani Umar.

Menurutnya alasan ketiga parpol membentuk koalisi ini tentunya tidak terlepas dari keinginan tiga parpol tersebut agar memiliki nilai tawar dimata para kandidat Cabup Cawabup Lotim yang akan maju dalam pilkada mendatang.

"Politik itu sangat dinamis dan apapun bisa terjadi termasuk pembentukan koalisi ini," kata Muzani Umar.

Hal yang sama dikatakan Ketua DPC PKPI Lotim, Asatul Anwar menegaskan pembentukan koalisi oleh tiga parpol termasuk diantaranya partai yang dipegangnya PKPI dalam rangka untuk memberikan nilai tawar dihadapan para kandidat Cabup Lotim yang ingin maju dalam Pilkada 2018.

"Kami sudah melakukan pembicaraan dengan pimpinan dua parpol lainnya dengan mereka sepakat terhadap pembentukan koalisi ini," tegas Asatul Anwar. (10)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.