Piye

Rastra Tidak Layak Konsumsi Beredar di Loteng

Rastra Tidak Layak Konsumsi Beredar di Loteng
SuaraLombok.com | Lombok Tengah - Beras untuk masyarakat pra sejahtera (Rastra) tidak layak konsumsi sudah mulai menyebar ke berbagai wilayah. Termasuk di Lombok Tengah (Loteng).

"Berasnya sudah merah, berkutu, dan sepertinya tidak layak konsumsi," ujar salah satu tokoh masyarakat Desa Puyung yang meminta namanya dirahasiakan.

Dia mengatakan, beras ini disalurkan oleh Bulog melalui Desa yang langsung dibagi oleh masing-masing kekadusan. Karena sudah dalam keadaan terbungkus karung dengan rapi, pihak Kadus tidak bisa memeriksa keadaan beras sebelum diangkut ke wilayah pembagian masing-masing.

"Setelah dibuka dan dibagi ke sebagian masyarakat, ternyata kualitasnya parah, ada yang mengembalikan dan malah ada yang langsung menolak di tempat," bebernya.

Di tempat terpisah, Ketua Komisi II DPRD Loteng, M. Samsul Qomar usai menerima laporan masyarakat via ponsel langsung meninjau di beberapa titik pembagian rastra yang familiar disebut raskin. Ia mengaku mendapati beberapa laporan memang tidak hanya isapan jempol belaka.

"Ini bukan kasus pertama, bahkan ini sudah berulang beberapa tahun belakangan," kesalnya.

Dengan tegas ia mengatakan jika dewan merekomendasikan agar rastra tidak layak konsumsi itu dicabut dari peredaran di masyarakat dan segera diganti dengan beras yang berkualitas lebih bagus.

"Tidak layak konsumsi ini namanya tidak berprikemanusiaan, coba kalau kasih orang Bulog atau pejabat mana mau," gerutunya.

Selain meminta agar beras tidak layak konsumsi ini dicabut Bulog, ia juga meminta kepada sejumlah Pemerintah Desa agar meneliti kualitas beras sebelum dibagi ke masyarakat.

"Kalau yang belum dibagi ke masyarakatnya, kami sarankan jangan dulu dibagi, yang sudah dan ternyata memang tidak layak konsumsi kami imbau agar dicabut dan minta Bulog ganti dengan yang lebih baik," tandasnya. (09)

Baca juga :

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.